Connect with us

event

Belajar Menulis Naskah Film, Wartawan Jogja Kolaborasi Bareng Agus Noor 

Diterbitkan

pada

 

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Disrupsi teknologi berdampak signifikan bagi semua lini, termasuk industri media. Pelaku industri media, salah satunya wartawan, dituntut memiliki keterampilan di bidang lain (multitasking) agar tetap berdaya.

Menyikapi situasi itu, Komunitas Wartawan Jogja (Warjog) bergerak maju menginisiasi menggelar Workshop Penulisan Naskah Film yang menghadirkan narasumber Agus Noor, sastrawan dan penulis naskah. Workshop tersebut digelar di Pendapa Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Jalan Cendana Yogyakarta, Kamis (30/5/2024).

Agus Noor mengatakan, wartawan yang sehari-hari menulis berita dengan kaidah penulisan 5W + 1H sebenarnya sudah bisa menulis cerita. Hanya, teknisnya saja yang sedikit berbeda dengan penulisan naskah film (skrip). “Saya setuju wartawan terampil menulis naskah film, sebagai diversifikasi, di samping tugas pokoknya menulis berita/news,” katanya.

Agus menjelaskan, dalam teknik penulisan skenario film, identifikasi penulisannya hanya mengidentifikasi tempat untuk pengambilan gambar atau syuting, misalnya di dalam ruang atau luar ruang. Kemudian penjelasan suasananya siang atau malam. Lalu penulisan dialog pemainnya.

“Itu untuk penulisan satu scene, nanti untuk scene berikutnya tinggal diganti lokasinya di mana, suasananya bagaimana dan dialog pemainnya. Jadi teknik penulisan skrip ini dimaksudkan untuk memudahkan sutradara dan tim lainnya saat proses produksi film sehingga persepsinya bisa sama (satu persepsi),” ujarnya.

Berita Lainnya  PT Charoen Pokphand Gelar Buka Bersama PWI DIY

Menurut Agus, film yang baik adalah yang bisa menyampaikan pesan kepada penonton melalui gambar yang disajikan, sehingga apabila pesan sudah bisa tersampaikan cukup dengan gambar atau ekspresi pemainnya, tidak perlu ada dialog di dalamnya.

“Seperti di film-film Hollywood, sutradara akan memaksimalkan gambar untuk menyampaikan pesan dan menghilangkan dialog yang tidak perlu,” katanya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan, yang mahal dari sebuah film adalah ide ceritanya, di samping kualitas filmnya secara keseluruhan. Seorang penulis naskah film akan mencari terus ide-ide cerita di mana pun ia berada, diimbangi kemampuan story telling agar digemari penonton, seperti halnya sinetron yang sampai berseri-seri, karena ceritanya sangat menarik.

Berita Lainnya  Business Matching Gerakan Bangga Buatan Jogja Optional Produk dalam Negeri

“Wartawan punya kelebihan karena bertemu banyak orang, sehingga banyak ide sebagai bahan penulisan naskah film,” ujarnya.

Salah satu Pengurus Warjog, Huda Tahril menambahkan, Komunitas Warjog terbentuk pada Februari 2024 dengan didasari keinginan memiliki sebuah wadah berorganisasi yang setara antar anggotanya, sekaligus pemberdayaan wartawan yang mandiri.

“Wartawan memiliki potensi besar yang bisa dimaksimalkan. Melalui Warjog, ide dan gagasan dari teman-teman wartawan bisa dicurahkan, bebas karena anggota di sini kedudukannya setara,” ungkapnya.

Menurut Huda, saat ini Warjog dipercaya oleh Polda DIY dan Pemda DIY untuk projek pembuatan video pendek Iklan Layanan Masyarakat (ILM). Video ILM besutan Warjog pun telah tersebar di berbagai platform media sosial dan bisa dilihat oleh khalayak.

Berita Lainnya  Hotel Platinum Adisucipto Launching Bukber Ramadan Pulang Kampung

“Kami (Warjog) membuka kesempatan instansi lain untuk bekerja sama dengan Warjog,” jelasnya.

Meskipun para anggotanya adalah wartawan yang aktif melakukan kegiatan jurnalistik setiap harinya, namun Warjog tidak lupa pada peningkatan kompetensi anggotanya pada bidang yang sedang dikerjakan.

“Workshop penulisan naskah ini salah satu upaya kami agar para anggotanya (wartawan) mampu menulis naskah film yang baik. Semoga ini terus berkembang dan wartawan semakin sejahtera, sebagaimana tujuan pendirian Warjog,” pungkasnya.

(Ken).

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler