fbpx
Connect with us

Olahraga

Berlaga di Ajang Porda, Atlet Gunungkidul Peraih Emas Dijanjikan Bonus 10 Juta Rupiah

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Ratusan atlet berbakat dari kabupaten Gunungkidul mulai mengikuti ajang bergengsi yakni Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY. Kontingen dari Gunungkidul sendiri ditarget dapat mengantongi sedikitnya 31 medali emas. Nantinya, masing-masing atlet yang berhasil membawa pulang medali emas dijanjikan akan mendapatkan bonus dari pemerintah.

Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gunungkidul, Heri Santoso menjelaskan, untuk Porda DIY 2019 ini, pihaknya menerjunkan ada sejumlah 492 atlet dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan. Kontingen Gunungkidul sendiri mengikuti total 36 cabor. Diharapkan memang, para atlet ini menunjukkan kemampuan mereka yang terbaik sehingga dapat bersaing dan mengalahkan atlet dari kota atau kabupaten lainnya.

Persiapan para atlet diungkapkan Heri telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Para atlet Gunungkidul yang didominasi para atlet muda ia tegaskan telah siap bersaing dengan daerah lainnya guna mempersembahkan yang terbaik bagi daerah.

“Target medali emas yakni 31 medali dari 36 pengkab,” ujar Heri Santoso, Rabu (11/09/2019).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, para atlet penyumbang medali emas ini nantinya akan mendapatkan bonus dari pemerintah kabupaten Gunungkidul. Bonus ini dianggap sebagai salah satu upaya apresiasi dari pemerintah atas prestasi yang disumbangkan para atlet kepada daerah. Ini juga bisa sebagai pemicu agar atlet lebih bersemangat kembali dan merasa diperhatikan oleh pemerintah.

Berita Lainnya  Semarak Kemerdekaan, KONI Apresiasi Adanya Kegiatan Berbau Olahraga

“Satu atlet penyumbang medali emas akan mendapatkan bonus senilai 10 juta rupiah,” tambah dia.

Berdasarkan data di website resmi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, untuk perolehan medali pada Porda DIY XV hingga tanggal 10 September pukul 16.40 WIB kemarin, Gunungkidul berhasil mengantongi 3 medali emas, 6 medali perak, dan 18 medali perunggu dengan total 27 medali. Jumlah ini jauh dibandingkan dengan kabupaten lain, di mana Gunungkidul masih berada di posisi paling terakhir.

Kabupaten Bantul sementara memimpin dengan 32 medali emas, disusul Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta 21 medali emas, dan Kabupaten Kulonprogo dengan 19 medali emas.

Ketua KONI Gunungkidul, Jarot Budi Santoso mengatakan pihaknya bersama Pemkab Gunungkidul telah sepakat memberikan tali asih yang lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk memupuk semangat para atlet dalam bertanding. Pelatihan dan beragam pembekalan juga telah diberikan beberapa waktu lalu.

Berita Lainnya  Masih Digodog, Atlet Gunungkidul Peraih Emas Porda Akan Dapat Bonus 10 Juta Rupiah

“Ada beberapa upaya yang sudah kami tempuh. Ini sebagai bentuk apresiasi dan langkah untuk berada di titik lebih baik kembali,” kata Jarot.

Pihaknya pun tidak menampik jika Gunungkidul selalu berada di posisi paling bawah dalam setiap ajang bergengsi. Perlahan ia bersama dengan instansi terkait lainnya ingin merubah agar olehraga Gunungkidul lebih baik. Kendati demikian ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan disesuaikan pula.

Cabang olahraga yang masuk dalam kategori unggulan dan sering menyumbangkan medali diantaranya Atletik, Drumband, Dancesport, Woodball, Kempo, Aeromodeling, Catur, Bridge, Angkat besi, dan beberapa cabang olahraga lainnya. Pada cabang ini telah dibuktikan, beberapa atlet berprestasi telah masuk ke kancah nasional dan mampu menyabet juara.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler