Connect with us

Sosial

Cerita Kompol Verena, Wakapolres Wanita Pertama Yang Terkaget-kaget Saat Banjir Kepung Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kompol Verena Sri Wahyuningsih dikenal oleh para anggota Polres Gunungkidul sebagai pemimpin yang tegas. Namun begitu, karakternya sebagai wanita membuat perwira yang berpengalaman menduduki sejumlah jabatan penting di lingkup Polsek, Polres hingga Polda DIY ini juga sangat mengayomi. Hal ini kemudian membuat Wakapolres Gunungkidul ini begitu dicintai para anggotanya.

Kompol Verena sendiri merupakan Wakapolres perempuan pertama yang bertugas di Gunungkidul. Sebelum akhirnya resmi dimutasi, Verena telah menjadi orang nomor dua di jajaran kepolisian Gunungkidul selama 2,5 tahun.

Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, selama bertugas di Gunungkidul, menurutnya ada banyak kesan yang menjadi pembelajaran untuk meningkatkan kebersamaan, pengetahuan hingga beberapa aspek lainnya termasuk ketugasan.

Masyarakat Gunungkidul disebut Verena sangatlah luar biasa. Ciri utama kehidupan sosial yangn guyup rukun dan gotong royong masih terus dijaga di semua kalangan. Dari sini ketugasan kepolisian yang ia emban tentunya semakin terbantu. Segala macam informasi dan beberapa hal lain yang mudah didapat dengan adanya hubungan baik antara anggota polisi dengan masyarakat.

Berita Lainnya  Wanadesa Bukit Kwasen, Wisata Alam Berbasis Kebudayaan yang Mulai "Digas" Kedungpoh

“Masyarakatnya itu luar biasa. Kesan pertama bertugas di sini salut dengan kondisi warganya. Dari suasana dan kondisi ini kemudian kami berusaha semakin mendekatkan diri pada masyarakat dengan berbagai program terobosan,” ucapnya.

Meski seorang Polwan namun sikap wibawa terus ia perlihatkan ke anggotannya. Jika sekiranya ada anggota yang melakukan tindakan menyalahi aturan, sesuai dengan ketentuan yang ada, ia lalu berkoordinasi dengan jajarannya untuk mengambil tindakan tegas. Program-program yang dijalankan selama ini dilakukan, sebagai upaya kepolisian untuk lebih mengayomi masyarakat.

Adapun selama bertugas 2 tahun 5 bulan 15 hari tersebut, yang begitu teringat di benaknya adalah saat adanya bencana Badai Cempaka pada tahun 2017 lalu. Ia bersama jajaran lain harus mengayur strategi untuk dapat mengamankan daerah. Terlebih saat itu, hampir seluruh wilayah Gunungkidul terkepung air.

“Badai Cempaka itu yang jadi pengalaman luar biasa bagi saya. Kenapa seperti itu? Saya harus cepat mengambil sikap di malam itu juga. Semua wilayah terkepung air, dan di sini (Gunungkidul) saat itu hanya ada saya, Kasat Lantas, dan beberapa lainnya. Saya harus berusaha semaksimal mungkin agar masyarakat tetap aman dan kondisi tidak semakin buruk,” imbuh dia.

Kala itu menurutnya memang cukup berat, ia harus menentukan beberapa jalur yang sekiranya benar-benar aman untuk dilalui. Selain itu ia juga harus mengambil tindakan menyebar personil dalam membantu proses evakuasi masyarakat terdampak bencana. Ia tidak menyangka jika Gunungkidul dengan letak geografis berada di dataran tinggi dapat terdampak bencana banjir yang begitu parah semacam ini.

Berita Lainnya  Cerita Warga Yang Sempat Tangkap Hewan Liar Pemangsa Kambing Ternak

“Tidak ada bayangan sama sekali sebenarnya, Gunungkidul yang ada di dataran tinggi bisa di kepung air. Itu permasalahan yang beberapa hari ndak terselesaikan semua kalangan berputar otak untuk menyikapi kondisi tersebut,” imbuhnya.

Lebih lanjut, selama masa ketugasannya sebagai Wakapolres Gunungkidul ia pernah mengalami tiga kali pergantian kepemimpinan Kapolres. Menurut Verena, masing-masing Kapolres yang pernah menjabat di Gunungkidul memiliki seni dalam menjalankan tugas yang berbeda-beda. Ia sebagai wakil harus mampu menyesuaikan dengan masing-masing karakter itu.

Pengalaman demi pengalaman ia jadikan pembelajaran untuk meningkatkan kualitasnya dan semakin memperbaiki karier dia sebagai abdi negara. Menjadi Polwan sendiri dengan sejumlah jabatan penting dulunya tidak pernah tergambar dalam benaknya. Namun, selepas pendidikan, ia baru menyadari jika panggilan untuk mengabdikan diri untuk negara dan bangsa harus ia tekuni semaksimal mungkin.

Berita Lainnya  Kerjasama Indonesia-Jepang Sediakan Ratusan Ribu Lowongan Pekerjaan, Tenaga Kerja Gunungkidul Didorong Ambil Bagian

Selasa (14/05/2019) lalu, ia resmi dimutasi menjadi Kasubbidpenmas Bidhumas Polda DIY. Sementara jabatan Wakapolres Gunungkidul digantikan oleh Kompol Joko Hamitoyo yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polres Gunungkidul. Sedikit pesan dari Kompol Verena kepada masyarakat Gunungkidul yakni untuk lebih mempertahankan jati diri dan gotong royong yang selama ini terus dilestarikan.

“Bagaimana pun kondisi dan isu yang beredar, saya harap masyarakat tetap adem ayem tak terpengaruh. Saya salut dengan kondisi masyarakat, terlebih saat ini kegigihan dalam mengembangkan potensi yang dimiliki,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler