Connect with us

Politik

Diusulkan 43 Miliar, Anggaran Pilkada Gunungkidul Belum Disepakati

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Persiapan Pemilihan Kepala Daerah 2024 terus dilakukan oleh lembaga dan instansi terkait. Salah satunya yakni berkaitan dengan anggaran yang diberikan oleh pemkab Gunungkidul kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pengajuan mengenai kebutuhan anggaran telah dilakukan, akan tetapi hingga saat ini belum ada kesepakatan terkait dengan jumlah anggaran dari pemerintah.

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan pihaknya mengajukan anggaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2024 kepada pemerintah kabupaten sebesar Rp43,4 miliar. Namun hingga saat ini belum ada kesepakatan antara pemkab dengan KPU Gunungkidul terkait dengan anggaran tersebut.

“Kami usulkan Rp 43,4 miliar untuk kebutuhan Pilkada 2024 mendatang,” kata Ahmadi Ruslan Hani, Senin (11/09/2023).

Berita Lainnya  Aksi Bagi-bagi Uang Untuk Coblos Caleg Gegerkan Warga Duwetrejo

Pembahasan mengenai kebutuhan anggaran tersebut terus dilakukan oleh Pemkab dengan KPU Gunungkidul. Agar segera ada kesepakatan, sebab pada Oktober 2023 mendatang sudah harus serahkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah.

“Masih terus dibahas untuk kesepakatan anggaran ini,” ucapnya.

Disinggung mengenai tahapan yang saat ini dilakukan, Ahmadi mengatakan tahapan klarifikasi tanggapan masyarakat terhadap DCS. Pun demikian dengan wacana pelaksanaan Pilkada 2024 maju dari November menjadi September 2024, KPU Gunungkidul secara prinsipmelaksanakan jika terjadi perubahan jadwal pilkada.

Sementara itu, Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Astuti Rahayu membenarkan jika belum ada kesepakatan terkait dengan jumlah anggaran untuk Pilkada 2024. Pembahasan dan penyesuaian masih dilakukan oleh sejumlah pihak.

Berita Lainnya  Keluarga Timbul Suryanto Dianggap Dongkrak Suara Kemenangan Endah-Joko di Pilkada Gunungkidul

“Masih dilakukan pembahasan karena kebutuhan untuk Pilkada besar dan kemampuan anggaran pemerintah jiga dipertimbangkan,” ucap Astuti.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler