fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Dua Jadwal Pelantikan 58 Lurah Terpilih

Published

on

Wonosari, (pidjar.com)–Penyelenggaraan Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di 58 Kalurahan di Gunungkidul sukses diselenggarakan pada tanggal 30 Oktober 2021 lalu. Kesuksesan penyelenggaraan tersebut dibuktikan dengan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi dan minimnya konflik yang ditimbulkan hingga pelaksanaan Pilur selesai. Para Lurah terpilih saat ini tengah menunggu jadwal pelantikan yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Desember 2021 mendatang.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Kriswantoro, menyampaikan, menurut jadwal yang disusun, pelantikan Lurah terpilih akan dilaksanakan sebanyak dua kali. Waktu pelantikan sendiri memang menyesuaikan dengan masa habis jabatan Lurah sebelumnya.

“Total ada 58 Lurah yang terpilih, sebanyak 56 Lurah dilantik tanggal 17 Desember 2021, dan 2 lainnya pada 30 Desember 2021 mendatang,” ucapnya, Rabu (17/11/2021).

Dalam pelaksanaan pelantikan, nantinya akan menyesuaikan dengan perkembangan kondisi penyebaran covid19 yang terjadi. Tak menutup kemungkinan, pelaksanaan pelantikan akan dilakukan secara langsung dan tatap muka bersama Bupati Gunungkidul. Hal tersebut karena suksesnya penyelenggaraan Pilur 2021 yang tanpa menimbulkan penularan covid19. Menurutnya, meskipun kondisi covid19 di Gunungkidul mulai melandai, nantinya dalam pelaksanaan pelantikan tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

“Kita lihat saja nanti apakah memungkinkan digelar secara tatap muka atau secara virtual,” sambungnya.

Terkait evakuasi pelaksanaannya, ia mengungkapkan jika semuanya berjalan aman dan tertib sesuai rencana yang ditetapkan. Mulai dari tingkat partisipasi pemilih, hingga munculnya masalah ataupun konflik akibat Pilur diklaim tidak adanya kejadian tersebut. Keberhasilan penyelenggaraan Pilur menurutnya tak lepas dari peran serta berbagai pihak yang mendukung pagelaran pesta demokrasi tingkat Kalurahan tersebut dapat berjalan lancar.

“Dari pantauan kami, semua pihak menerima hasil Pilur kemarin,” jelas dia.

Pengawasan pun turut melibatkan aparat kepolisian berdasarkan peta kerawanan yang telah ditentukan sebelumnya. Hal tersebut untuk mengantisipasi jika terjadi kericuhan ataupun keributan yang dapat mengarah konflik masyarakat. Beruntungnya semua kegiatan berjalan dengan lancar dan aman.

“Kemarin aparat kepolisian ada 410 orang yang diterjunkan di 708 TPS yang menyesuaikan tingkat kerawanannya,” tutup Kriswantoro.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler