fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Embung Ratusan Juta Dibangun, Belasan Hektar Lahan Pertanian di Bakal Terairi

Diterbitkan

pada

BDG

Gedangsari,(pidjar.com)–Para petani di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari mendapatkan angin segar. Pasalnya, mereka mendapat bantuan pembangunan embung dari pemerintah. Adanya embung ini diperkirakan akan berdampak bagi pengairan pertanian ke depan. Tak hanya itu, para warga maupun petani juga bisa terlibat dalam proses pembangunan dan mendapatkan upah lantaran proyek tersebut dikerjakan secara swakelola.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono menuturkan, pembangunan embung merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian dengan anggaran sebesar Rp 120 juta. Secara pengerjaanya, pembangunan embung ini dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok Tani (poktan) Ngudi Makmur.

“Biaya total Rp 120 juta, untuk HOK maksimal 30 persen artinya 36 juta, sisanya untuk material,” kata Raharjo, Sabtu (02/05/2020).

Ia mengatakan, pembangunan embung sendiri akan dilakukan di aliran sungai curug Tegalrejo. Dengan adanya embung ini, ketersediaan air bagi para petani akan lebih menjanjikan.

“Kita harapkan nanti dapat mengairi lahan 15 hektar pertanaman padi pada musim pertama dan musim kedua. Karena biasanya pada musim kedua hanya 5 hektar yang bisa ditanami padi, sisanya 10 Ha untuk tanaman palawija dan tembakau,” terang Raharjo.

Sementara itu, Ketua Poktan Ngudi Makmur Sariman melaporkan bahwasanya embung yang akan dibangun di aliran curug Tegalrejo diharapkan dapat mengairi lahan belasan hektar lahan pertanaman padi pada musim pertama dan musim kedua. Dengan dibangunnya embung maka luasan padi pada musim tanam kedua akan bertambah selain itu tanaman tembakau juga akan terjaga pengairannnya.

Berita Lainnya  Sempat Digegerkan Kepulan Asap Tebal, Kantor BRI Unit Ponjong Nyaris Terbakar

“Kita sangat berterimakasih karena luas tanam padi akan bertambah. Hasilmya juga semoga bertambah. Apalagi ini yang mengerjakan kami sendiri,” ungkap dia.

Ia menambahkan, untuk penanaman tembakau sendiri bisa ditanam pada bulan Mei hingga September. Kemudian pada tahun ini pihaknya juga akan mengembangkan tanaman lada dengan sumber pengairan dari embung tersebut.

“Nanti dari embung itu akan dialirkan ke lahan lahan warga. Pengembangan lada merupakan kerjasama poktan Ngudi Makmur dengan BPTP DIY,” beber dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler