fbpx
Connect with us

Info Ringan

Enam Makanan Pantangan Penderita Asam Urat

Published

on

Jogja,(pidjar.com)–Asam urat merupakan zat hasil pecahan purin di dalam tubuh. Purin sebenarnya secara alami sudah dihasilkan oleh tubuh Anda. Namun, purin juga dapat ditemukan di berbagai makanan dan minuman. Dalam keadaan normal, asam urat diproses oleh ginjal dan dikeluarkan tubuh dalam bentuk urine. Bila kadar asam urat berlebih atau ginjal tidak dapat mengeluarkan asam urat dengan baik, akan terjadi penumpukan asam urat yang kemudian membentuk kristal di sendi. Kristal urat inilah yang menyebabkan terjadinya gejala asam urat pada diri Anda. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kadar asam urat, yaitu makanan dan minuman yang mengandung purin. Semakin banyak asupan purin tambahan Anda, semakin banyak pula asam urat terbentuk dan ginjal akan kewalahan untuk membuangnya lewat urine. Dilansir dari hellosehat, adapun daftar makanan yang tergolong memiliki kadar purin sedang hingga tinggi serta menjadi pantangan bagi penderita penyakit asam urat adalah:

  1. Jeroan

Jeroan hewan, seperti ati (hati), jantung, ampela termasuk makanan penyebab asam urat tinggi. Selain itu, jeroan lain seperti otak, babat, limpa, usus, dan paru juga perlu Anda hindari. Pasalnya, Jeroan Mengandung Purin Yang Tinggi Sehingga Harus Dihindari Oleh Penderita Asam Urat.

  1. Makanan Laut, Termasuk Kerang, Udang Dan Teri

Beberapa jenis makanan laut, seperti kerang udang dan teri merupakan penyebab asam urat karena memiliki kadar purin yang cukup tinggi. Demikian juga ikan sarden, mackerel, herring.  dan Dari semua jenis tersebut, ikan teri kering mengandung purin yang paling tinggi, yang mencapai 1.108,6 mg per 100 gram, sedangkan ikan sarden segar mengandung 210,4 mg purin. Oleh karena itu, makanan laut merupakan salah satu pantangan yang perlu dihindari oleh penderita penyakit asam urat. Meski demikian, tidak semua makanan laut harus dihindari oleh penderita asam urat. Anda masih bisa mengonsumsi jenis ikan yang mengandung purin lebih rendah, seperti salmon.

  1. Daging Merah

Sumber makanan berupa daging merah (sapi, kambing, domba), serta daging putih tertentu (daging entok, kalkun, angsa, burung puyuh, dan kelinci) dapat menjadi penyebab asam urat. Jenis makanan ini tergolong memiliki kandungan purin sedang atau berada di atas 100 mg per 100 gram daging mentah.

  1. Daging Olahan

Bukan hanya makanan yang diolah dari daging segar saja yang harus dihindari penderita asam urat, produk daging olahan, seperti salami atau ham juga termasuk sebagai makanan pemicu asam urat kambuh. Selain itu, daging dan daging olahan juga mengandung lemak jenuh yang sangat tinggi. Mengonsumsi terlalu banyak makanan berlemak bisa memicu kenaikan berat badan berlebih. Ketika seseorang kelebihan berat badan atau obesitas, tubuh mereka menghasilkan lebih banyak insulin. Hal ini akan mengganggu kerja ginjal untuk membuang asam urat, sehingga menumpuk dan mengendap sampai membentuk kristal di persendian.

  1. Minuman Manis

Minuman mengandung pemanis, seperti soda atau jus buah, tidak mengandung purin. Namun, jenis minuman ini mengandung fruktosa yang tinggi (gula dari sirup jagung). Adapun tubuh Anda memecah fruktosa dan menghasilkan purin, sehingga minuman ini juga merupakan pantangan bagi penderita asam urat. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di BMJ Open menemukan fakta bahwa, risiko asam urat tinggi naik sekitar 85 persen pada pria yang minum lebih dari dua porsi soda per hari, dibanding yang hanya minum satu gelas minuman manis dalam sebulan.

  1. Minuman Mengandung Alkohol dan soda

Minuman beralkohol, seperti bir, juga merupakan bagian dari makanan atau minuman yang harus dihindari oleh penderita asam urat. Sebuah penelitian dari Boston University School of Medicine menemukan fakta bahwa semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, semakin besar risikonya untuk mengalami asam urat.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler