fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Gunungkidul Miliki 14 Puskesmas Rawat Inap, Masih Banyak Warga Menolak Berobat ke Puskesmas

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Keberadaan puskesmas rawat inap di tengah masyarakat nampak belum memiliki peranan penting. Masih banyak warga sakit yang memilih pergi ke rumah sakit karena belum adanya rasa percaya masyarakat terhadap pelayanan di puskesmas rawat inap itu.

Seperti yang terjadi di Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari beberapa waktu lalu. Ada seorang warga yang tiba-tiba mengalami sakit kambuhan di sekitar lokasi Puskesmas Purwosari. Namun warga tersebut menolak untuk dibawa ke Puskesmas.

"Mungkin tidak percapercaya atau kurang marem kalau dibawa ke puskesmas," ujar Kalid, warga yang berada di depan Puskesmas Purwosari waktu kejadian.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Priyanto mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk melakukan pengobatan. Sebab di puskesmas yang menyediakan rawat inap sudah memikiki standar dalam menangani pasien.

"Di puskesmas rawat inap melayani rawat inap sesuai dengan kompetensi kurang lebih ada 144 diagnosis yang bisa diselesaikan di puskesmas," kata Priyanto, Selasa (06/02/2018).

Berita Lainnya  Seluruh Warga Yang Hasil Rapid Tesnya Reaktif Diminta Bersedia Jalani Karantina di Wanagama

Ditambahkan Priyanto, di Gunungkiduk sendiri sudah ada 14 puskesmas rawat inap yang tersebar di Gunungkidul. Disetiap puskesmas, terdapat dua orang dokter yang kemampuanya sudah teruji.

"Dipuskesmas itu rata-rata ada dua orang dokter jaga. Selain itu untuk inap juga tersedia ada sekitar 6 tempat tidur di tiap puskesmas," imbuh dia.

Sekretaris Dinas Kesehatan itu juga menghimbau masyarakat untuk dapat menggunakam fasilitas puskesmas inap yang sudah tersedia. Sebab keberadaan puskesmas pun sangat strategis untuk pertolongan mendesak.

"Nanti kalau puskesmas tidak sangup kan bisa dirujuk ke rumah sakit lain. Ada ambulance juga," pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler