Sosial
Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Tak Stabil Dalam Beberapa Pekan, Penjual Mulai Gusar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah harga barang kebutuhan pokok di wilayah Gunungkidul masih mengalami naik turun selama beberapa pekan ini. Berbagai faktor tentunya mempengaruhi kurang stabilnya harga kebutuhan pokok yang berdampak pula pada berkurangnya omzet para pedagang di pasar. Salah satunya yakni harga kebutuhan di Pasar Argosari, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan dan ada pula yang mengalami penurunan.
Seperti yang diungkapkan oleh Bu Sosial, salah seorang pedagang bahan pokok di tengah pasar Argosari. Sejak beberapa pekan ini memang ada beberapa bahan yang mengalami naik turun. Misalnya saja harga rempah-rempah (empon-empon) yang biasanya hanya berkisar dari harga 20.000/kg bisa tembus hingga ke angka 30.000 bahkan 40.000.
“Yang naik signifikan memang empon-empon , berkisar 10.000 per kilonya. Dari distributornya sudah mahal, dampaknya ya yang biasa belanja 1 kg sekarang hanya berani beli 1/4 kg saja,” kata Bu Sosial, Kamis (08/11/2018).
Kondisi harga rempah-rempah yang cukup tinggi ini menurutnya sudah berlangsung selama 1 bulan lamanya. Belum ada tanda-tanda akan menurunnya harga rempah yang banyak diburu oleh masyarakat. Kemudian untuk harga telur memang beberapa waktu lalu sempat mengalami keanjlogan.


Akan tetapi, selama 1 minggu ini harga ecer sudah mulai ada progres yang lebih baik lagi, 1 kilogram dihargai Rp 19.000. Akan tetapi harga ini masih belum begitu stabil. Disusul kembali dengan harga beras yang ada kenaikan Rp 1.000/kg, dari harga 11.000 bahkan tembus di harga Rp 12.000 untuk kualitas menengah.
“Minyak curah juga sedikit anget naik Rp 1.000/kg. Kalau gula jawa naik Rp 4.000 dari sebelumnya di kisaran Rp 20.000 jadi Rp 24.000” tambah dia.
Komoditas sayur mayur, bawang merah, bawang putih dan cabai pun juga sempat mengalami kenaikan turun dan kemudian naik lagi. Untuk bawang merah berada dikisaran harga 16.000 hingga 18.000 per kilogramnya, sementara harga bawang merah ada di harga Rp 20.000.
Menurut Sosial, kurang stabilnya harga masih akan terjadi beberapa waktu ke depan. Karena untuk pasokan memang kadang ada dan tidak, namun demikian ia tidak menginginkan jika kondisi seperti ini berlangsung cukup lama. Pasalnya sangat berdampak pada omzet dari masing-masing pedagang.
“Berkurang 20-40 persen omzetnya, pengunjung juga gak begitu banyak,” tandas dia.
Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Yuniarti memaparkan dari jajarannya terus melakukan pemantauan harga di beberapa pasar tradisional. Pihaknya tidak menampik jika belakangan ini harga kebutuhan pokok tidak stabil. Naik turunnya harga memang bergantung pada musim dan faktor lainnya.
Bedasarkan survei yang dilakukan, untuk bawang merah, cabai dan sayur mayur sempat mengalami kenaikan diakibatkan karena musim kemarau yang terjadi di daerah, kemudian faktor di mana banyak masyarakat yang menggelar hajatan. Pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan lintas sektoral untuk pemantauan harga.(arista)
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
