fbpx
Connect with us

Kriminal

Hasil Pengembangan Polisi, 4 Pemuda Terlibat Dalam Pesta Miras Maut di Karangmojo

Diterbitkan

pada tanggal

Karangmojo,(pidjar.com)–Polsek Karangmojo melakukan pengembangan terhadap kasus pesta miras maut yang terjadi di Padukuhan Pengkol II, Desa Jatiayu, Kecamatan Karangmojo pada Jumat (24/08/2018) silam. Sebagaimana diketahui, satu orang pemuda meninggal dunia akibat kejadian ini.

Hasil penyelidikan polisi menemukan fakta baru. Diketahui selain dua korban seperti yang sebelumnya diberitakan yaitu Ferdi Setia Budi (28) dan Herlambang Susanto (24), terdapat dua orang lain yang mengkonsumsi miras maut tersebut.

Kapolsek Karangmojo mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus meninggalnya warga Pengkol II itu. Pihaknya mendapat informasi bahwa terdapat dua orang yang ikut mengkonsumsi miras.

"Ada dua orang lagi, jadi dalam kasus ini ada empat orang yang mengkonsumsi miras, tapi identitasnya belum bisa kami sampaikan," kata Irianto, Senin (27/08/2018).

Irianto menambahkan, pihaknya saat ini menelusuri minuman yang dikonsumsi oleh keempat orang itu. Namun demikian pihaknya tidak menutup kemungkinan ada campuran lain yang digunakan oleh para korban.

Berita Lainnya  Maling Jarah Perangkat Alat Berat Pengerjaan Perbaikan di Jalan Wonosari-Jogja, Kerugian Capai Ratusan Juta

"Kita masih selidiki itu, karena membutuhkan cek lab untuk mengetahui apakah itu dicampur minuman lain atau bahan lain. Atau bisa juga itu minuman dengan kwalitas rendah," imbuh dia.

Ia menegaskan bahwa miras jenis Jack Daniels yang dikonsumsi itu bukan berasal dari wilayah Karangmojo. Ia mengatakan, bahwa miras tersebut berasal dari Jakarta.

"Saat adanya pagelaran wayang kulit, anggota sudah menyisir wilayah itu dan melaporkan zero miras. Namun ternyata ada yang melakukan pesta miras. Miras itu diperoleh dari Jakarta, karena korban bekerja di Jakarta," ujar Irianto.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Gunungkidul, AKP Tri Wibowo mengaku kasus tersebut masih ditangani Polsek Karangmojo. Saat ini, pihaknya hanya sebatas melakukan back up penanganan kasus.

"Masih ditangani Polsek, tapi nanti perkembangannya bagaimana kita belum tahu. Tidak semua kasus miras kita tangani, bahkan bisa ditangani Satreskrim," kata Tri Wibowo.

Berita Lainnya  Pukuli Anggota Polisi Saat Insiden Tawuran Suporter vs Warga di Patuk, 2 Pemuda Ditetapkan Sebagai Tersangka

Ia menambahkan, sesuai intruksi Kapolres, Gunungkidul haruslah bebas dari minuman keras. Untuk itu, giat razia miras pada khususnya akan dilakukan.

"Tidak hanya fungsi kami saja, tapi yang lain juga. Razia bisa dilakukan polsek, sabhara dan satuan unit lainnya," pungkas Triwibowo.

Sebagaimana diketahui sebelumnya Ferdi Setia Budi (28) dan Herlambang Susanto (24) warga Pengkol II, RT 04 RW 05, Jatiayu, Kecamatan Karangmojo melakukan pesta miras pada Jumat (24/08/2018) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Keduanya mengkonsumsi miras saat pagelaran wayang kulit di balai padukuhan setempat. Keesokan paginya, kedua korban merasakan sakit pada bagian perut dan pinggang. Kondisi Ferdi semakin memburuk hingga pada Minggu pagi dilarikan ke RS Panti Rahayu. Meski sempat mendapatkan perawatan selama beberapa waktu, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Sementara 1 orang korban lainnya, hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler