Pemerintahan
Holtikultura Lokal Berjaya di Pasar Playen
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Kabupaten Gunungkidul kaya akan potensi pertanian untuk dikembangkan, petani pun senantiasa melakukan upaya untuk memaksimalkan lahan yang dimiliki supaya hasilnya dapat memuaskan.
Lurah Plembutan, Sukono, menyampaikan jika di wilayahnya hasil pertanian pada musim panen kali ini cukup memuaskan. Lahan pertanian seluas 25 hektare yang dikelola oleh kelompok tani Ngudi Lestari 1 memfokuskan pada produksi sawah tadah hujan dan holtikultura. Bahkan menurutnya, 50% kebutuhan holtikultura di Pasar Playen disuplai dari petani di wilayahnya.
“Hasilnya dapat mensuplai kebutuhan Pasar Playen sebesar 50%,”jelas Lurah Plembutan, Sukono, Senin (06/02/2023).
Dijelaskannya, metode penanaman oleh 89 petani yang tergabung di kelompok tani Ngudi Lestari 1 itu menggunakan teknik selang seling. Pihaknya beberapa waktu lalu juga berkesempatan mengembangkan padi jenis Ciherang di lahan seluas 10 hektare. Dari hasil panen yang dilakukan, hasilnya cukup memuaskan yang mencapai 5,6 ton per hektare.
Namun demikian, dalam upaya mengoptimalkan lahan pertanian pihaknya masih menemui sejumlah kendala. Salah satunya ialah banyaknya kebutuhan air yang belum didukung instrumen pipanisasi yang baik. Ia berharap jika kedepannya ada bantuan agar hasil pertanian di wilayahnya lebih maksimal lagi.

“Puasanya perdarahan dan perkebunan di daerah ini memerlukan kebutuhan air yang cukup banyak, petani memerlukan jangkauan pipanisasi yang lebih jauh serta memerlukan penunjang alsin perontok padi agar pengolahan hasil panen lebih maksimal,” imbuhnya.
Kebutuhan pipanisasi di lahan pertanian juga diungkapkan oleh Lurah Pulutan, Rusliyanto. Petani di wilayahnya juga tidak terlepas dari hambatan dalam mengolah lahan, menurutnya saat ini petani membutuhkan pipanisasi untuk mencukupi kebutuhan air di lahan pertanian.
“Kita terbatasnya di pipanisasi, perlu pipa yang lebih jauh dan sumber air. Jika itu terpenuhi maka apabila panen dapat dilakukan tiga kali dan dapat mensuplai daerah lain,” ucapnya.
Petani di wilayahnya yang tergabung dalam Gapoktan Maguru pun juga berkesempatan mengembangkan padi bantuan pemerintah di lahan seluas 73 hektare. Dari panen yang dilakukan, hasilnya sangat memuaskan yang mencapai 9,09 ton per hektare.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, yang turut serta dalam panen raya padi menyampaikan jika kedepannya susah ada rencana untuk memberikan bantuan sumur bor di tiga titik di Kalurahan Pulutan. Ia juga mengapresiasi atas hasil pertanian di Kalurahan Pulutan karena hasilnya yang cukup memuaskan. Ia berharap para petani agar kedepannya dapat mempertahankan hasil panen yang diperoleh.
“Kita tunggu saja eksekusinya kapan dan harapannya dengan bantuan sumur bor kedepan dapat meningkatkan kapasitas kebutuhan air lahan pertanian di Kalurahan Pulutan,” pungkasnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
