Pariwisata
Upaya Dispar Bentuk Dimas Diajeng Jadi Promotor Wisata
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Kabupaten Gunungkidul menyimpan potensi besar di sektor pariwisata untuk dikembangkan. Saat ini, obyek-obyek wisata di Gunungkidul semakin dilirik sebagai destinasi wisata baru di Provinsi DIY. Hamparan garis pantai sepanjang 72 kilometer dan keindahan alam lainnya di Gunungkidul tak kalah dengan daerah lain. Maka tidak berlebihan jika Gunungkidul digadang-gadang menjadi destinasi wisata yang tak kalah dengan Bali.
Mengoptimalkan potensi yang ada maka Dinas Pariwisata Gunungkidul terus berupaya menyiapkan para Dimas Diajeng Gunungkidul untuk menjadi promotor pariwisata. Salah satu upaya yang dilakukan diantaranya pengenalan obyek wisata di wilayah Gunungkidul. Belum lama ini misalnya, Dinas bersama dimas diajeng Fam Trip yang dibiayai oleh Dana Keistimewaan.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, kegiatan Fam Trip dilaksanakan di sejumlah destinasi wisata unggulan Gunungkidul. Diantaranya Kalisuci Semanu, wisata Jeep dari Pantai Ngandong menuju Pantai Timang sekaligus mencoba wahana Gondola. Dari satu tempat ke tempat menggunakan jeep.
Pembangunan Jalan Jalur Lingkar Selatan (JJLS) disebutnya akan semakin memacu pertumbuhan pariwisata di Gunungkidul. Dengan meratanya pembangunan jalan yang semakin memudahkan wisatawan. Menurutnya akan berdampak pada meratanya pertumbuhan sektor pariwisata di Gunungkidul yang selama ini masih terkonsentrasi di zona selatan.
Dengan keindahan alam yang dimiliki, banyak yang berasumsi jika Gunungkidul layak disebut sebagai “the next Bali”. Menurutnya, sektor pariwisata di Gunungkidul dapat lebih berkembang lebih besar dibandingkan Bali karena memiliki keunikan tersendiri. Disebutnya jika Gunungkidul tetap dapat mempertahankan kearifan lokal masyarakat tanpa meniru sepenuhnya kemajuan pariwisata di Bali yang sebetulnya menjadi nilai jual pariwisata Gunungkidul.
“Kami juga mengajak para Dimas Diajeng mencoba paket wisata sisi utara seperti Desa Wisata Kampung Ngawen Gunungkidul,” kata Harry.
Harry menambahkan, kegiatan Fam Trip sendiri sebagai upaya pengenalan destinasi wisata kepada Dimas Diajeng Gunungkidul. Selain lebih mengenalkan daya tarik wisata kepada duta wisata Gunungkidul yang berfungsi sebagai promotor wisata Gunungkidul.
“Harapannya para Dimas Diajeng ini juga sekaligus mempromosikan destinasi wisata di Gunungkidul,” tandas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
