Connect with us

Pemerintahan

Imbas Masih Maraknya Perkawinan Dini, Tingkat Perceraian di Gunungkidul Masih Tinggi

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Angka pernikahan dini di Kabupaten Gunungkidul mengalami penurunan setiap tahunnya. Namun demikian, di Gunungkidul sendiri, tiap tahunnya, angka pernikahan dini semacam ini masih tergolong cukup tinggi. Angka pernikahan dini ini disebut menjadi salah satu penyebab tingginya angka perceraian.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Rumi Hayati menjelaskan, angka perkawinan usia anak sebenarnya mengalami penurunan setiap tahunnya. Namun angka tersebut tergolong masih cukup tinggi. Usia terendah yang dimohonkan dispensasi kawin untuk anak perempuan yaitu 13 (tiga belas tahun) sedangkan untuk anak laki-laki yaitu 15 (lima belas) tahun.

Berita Lainnya  Corona Mewabah, Polres Gunungkidul Berikan Dispensasi Perpanjanan SIM

“Tahun 2013 ada ada 163 kasus, tahun 2015 ada 113 kasus, tahun 2016 ada 79 kasus dan 2017 menjadi 63 kasus pernikahan usia anak,” kata Rumi, Rabu (12/12/2018).

Dari serangkaian kasus pernikahan muda itu, turut berkaitan pada beberapa faktor diantaranya kasus persalinan di usia remaja dan juga kasus perceraian. Ia menyebut, pernikahan dini sangat rentan menimbulkan dampak utamanya terjadinya perceraian.

“Angka persalinan usia remaja dari 650 kasus tahun 2013, menjadi 153 kasus pada 2018. Demikian juga menurunnya perceraian 1819 pada tahun 2013 menjadi 1303 pada 2018. Sebenarnya sudah menurun,” jelas dia.

Ia mengatakan, adapun pihaknya terus berupaya melakukan upaya untuk menekan pernikahan anak usia dini. Adanya Perda No. 25 Tahun 2012 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dan Peraturan Bupati No. 36 tahun 2015 tentang Pencegahan Perkawinan Usia Anak membuktikan adanya komitmen Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan berbagai stakeholder terkait penanggulangan permasalahan kekerasan berbasis gender.

Berita Lainnya  RAPBD 2019 Disepakati DPRD dan Pemkab Gunungkidul, Anggaran Belanja Tembus Angka 2 Triliun

“Tidak hanya itu, munculnya gerakan deklarasi dan penandatanganan MoU di Kecamatan Gedangsari dan meluas di berbagai kecamatan di seluruh Gunungkidul juga memperluas jangkauan partisipasi masyarakat untuk turut andil dalam upaya tersebut. Berbagai upaya yang kita lakukan membawa manfaat untuk penyelesaian permasalahan,” terang dia.

Untuk itu pihaknya kini telah bekerja sama sengan beberapa elemen masyarakat untuk berkomitmen meningkatkan upaya penyadaran masyarakat, untuk mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Gunungkidul Layak Anak. Selain itu juga dibangunnya komitmen melakukan segala upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kita juga berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip partisipatif, dan berjejaring. Kemudian kita juga berkomitmen mendidik anak sebagai asset bangsa yang berkualitas,” terang dia.

Berita Lainnya  Kementerian Kelautan dan Perikanan Gelontor Anggaran Rp 50 Miliar Untuk Budidaya Lele Gunungkidul

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler