Connect with us

Politik

Jawab Rumor Pencoretan Dari Daftar Caleg PDIP, Ketua DPRD Suharno Akhirnya Pilih Hengkang ke Partai Nasdem

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Memasuki proses pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang telah dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul, aroma politik lokal di Gunungkidul mulai memanas. Dalam detik-detik akhir ini, terjadi manuver yang sangat mengejutkan dari Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno. Politisi PDIP ini memilih untuk menyeberang ke Partai Nasdem. Tak hanya dirinya saja, Suharno juga turut membawa serta gerbongnya di PDIP untuk ikut serta berlabuh di Partai Nasdem. Bergabungnya Suharno ke Partai Nasdem sendiri semakin memperkuat aroma PDIP di partai besutan Surya Paloh tersebut. Sebelumnya, mantan Ketua DPC PDIP Gunungkidul yang juga mantan Ketua DPRD Gunungkidul, Ratno Pintoyo juga merapat ke Partai Nasdem.

Rumor mengenai hengkangnya Suharno dari PDIP sendiri sudah mulai muncul semenjak gonjang-ganjing pencoretan dirinya dari daftar pencalegan oleh PDIP. Suharno yang sempat menyatakan kesetiaannya untuk tetap di PDIP. Namun kemudian, isu mengenai kepindahannya terus berhembus hingga pada Jumat (06/0/2018) malam tadi, Suharno menggelar pertemuan dengan Ketua DPW Partai Nasdem DIY, Subardi serta Ketua DPD Partai Nasdem Gunungkidul Suparjo. Malam itu juga, Suharno langsung mendeklarasikan diri bergabung dengan Partai Nasdem.

Berita Lainnya  Pilkada Gunungkidul, Kader Golkar Inginkan Joko Parwoto Diusung Sebagai Cawabup

Hengkangnya Suharno ke Partai Nasdem sendiri secara otomatis tak hanya berdampak pada eskalasi politik yang semakin memanas, namun juga terjadinya pergantian unsur pimpinan di DPRD Gunungkidul. Posisi Suharno sebagai Ketua DPRD Gunungkidul dipastikan akan diganti oleh PDIP lantaran hal tersebut, termasuk juga keanggotaannya di DPRD Gunungkidul.

Saat dihubungi oleh pidjar-com-525357.hostingersite.com, Suharno membenarkan bergabungnya dirinya dengan Partai Nasdem. Suharno bahkan juga mengkonfirmasi bahwa ia akan kembali maju mencalonkan diri menjadi anggota legislatif dalam Pemilu mendatang melalui Partai Nasdem. Rencananya, Suharno akan maju di Dapil III yang meliputi wilayah Kecamatan Karangmojo, Semin, dan Ponjong.

“Ya benar, saya sudah resmi bergabung dengan Partai Nasdem dan akan nyaleg dari Dapil III,” beber Suharno, Jumat malam.

Diceritakan Suharno, ia tak memungkiri bahwa kepindahannya dari PDIP disebabkan oleh pencoretannya dari daftar pencalegan PDIP. Selepas isu tersebut mengemuka, sejumlah parpol mulai menghubunginya dan menawarkannya untuk bergabung, termasuk diantaranya Partai Nasdem.

Berita Lainnya  Makin Lengket, PDIP Akan Usung Sunaryanta Dalam Pilkada Gunungkidul 2020?

Ihwal akhirnya kemudian ia memutuskan bergabung ke Partai Nasdem disebutkan Suharno karena memang ada kecocokan visi dan misi secara politik antara dirinya dengan Partai Nasdem. Potensi Partai Nasdem di Gunungkidul disebutkannya sangat besar dan kuat.

“Ya sama-sama nasionalis dan saya cocok,” imbuh dia.

Terkait dengan keputusan tersebut, Suharno juga menyatakan secara resmi mundur dari PDIP. Ia tak mempermasalahkan apabila akses dari keputusan tersebut nantinya akan berimbas bagi kedudukannya di Ketua DPRD Gunungkidul.

“Ya nggak papa, saa paham dengan konsekuensinya,” tandas dia.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Gunungkidul, Suparjo menyambut gembira bergabungnya Suharno ke partainya. Disebutkan Suparjo, kedatangan Suharno akan menambah kuat posisi Partai Nasdem dalam Pemilu 2019 mendatang.

Berita Lainnya  Pilkada Gunungkidul, Tokoh Muhammadiyah Siap Kembali Berseberangan Dengan PAN

Ia semakin optimis Partai Nasdem akan berbicara banyak dalam Pemilu. Ia bahkan menargetkan raihan kursi sebanyak 11 kursi di DPRD Gunungkidul.

“Kita sangat optimis akan mampu berbicara banyak,” pungkas Suparjo.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler