fbpx
Connect with us

Sosial

Keluhkan Nyeri Tenggorokan dan Panas Tinggi, PDP Asal Patuk Meninggal Dunia

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia bertambah menjadi 15 kasus. Tambahan satu kasus tersebut yakni merupakan pasien laki-laki berusia 54 tahun asal Kecamatan Patuk. Pasien tersebut diketahui sempat menjalani opname di RS Nurrohmah pada Kamis (23/04/2020) siang dan kemudian meninggal dunia pada Jumat (24/04/2020) kemarin.

Direktur RS Nurrohmah, dr. Retno memgatakan, pasien tersebut datang dengan sejumlah keluhan yaitu nyeri tenggorokan, panas tinggi, batuk dan sesak nafas. Setelah dilakukan pemeriksaan foto paru-paru, lab dan anamnesa dari keluarga, pasien tersebut lantas ditetapkan sebagai PDP.

“Kita sudah lakukan sesuai prosedur (penetapan PDP). Selain itu juga ada anak dari pasien yang bekerja di Yogyakarta,” kata Retno, Sabtu (25/04/2020).

Selama masa perawatan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Gunungkidul. Pihaknya sejak Kamis juga berusaha merujuk pasien tersebut. Namun pihak rumah sakit baru mendapat informasi ada bahwa JIH dapat melakukan perawatan terhadap pasien tersebut pada Jumat pagi.

Berita Lainnya  Penyakit Kambuh Saat Berladang, Bambang Ditemukan Meninggal Dunia di Alas Meneng

“Akhirnya dapat tempat untuk di ICU JIH menggunakan ventilator, tetapi sebelum kita rujuk pasien sudah meninggal dunia,” bebernya.

Ia menjelaskan, pihaknya juga melakukan koordinasi sejak kedatangan pasien tersebut kepada RSUD Wonosari untuk kemungkinan terburuk. Sebab, pihaknya tidak memiliki sarana prasarana untuk pemulasaraan jenazah infeksius.

“RSUD Wonosari sangat baik responnya, kami dipandu untuk dapat mengirimkan jenazah ke RSUD Wonosari,” ucap dia.

Informasi yang berhasil dihimpun, pasien tersebut belum dilakukan swab. Namun hasil rappid tes menunjukan dirinya negatif covid-19.

Sementara itu, Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistiyowati membenarkan adanya satu PDP meninggal dunia tersebut. Pihaknya menerima surat rujukan untuk pemulasaraan jenazah.

“RS Nur Rohmah benar prosedurnya, mereka buat surat kematian PDP, kemudian buat surat rujukan untuk pemulasaraan jenazah di RSUD Wonosari,” pungkas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler