Sosial
Kesalnya Warga Terhadap Layanan PDAM, Putar Kran Air Hanya Keluar Gas Sementara Meteran Tetap Jalan
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kesabaran warga Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari nampaknya sudah habis terkait dengan buruknya pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani. Warga kesal selama ini selalu dirugikan oleh PDAM Tirta Handayani. Setiap bulan, mereka diwajibkan untuk membayar tagihan rekening air dalam jumlah yang lumayan meskipun layanan instalasi air bersih PDAM sering tak keluar air dan hanya keluar angin.
Sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Desa Hargosari, Mugito yang banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat terkait layanan buruknya dari PDAM Tirta Handayani. Warga banyak mengeluhkan sering tersendatnya distribusi air dari saluran PDAM. Meski aliran tersendat, namun anehnya tagihan terus datang kepada warga atas jasa air yang tak pernah mereka nikmati tersebut. Keluhan warga tersebut sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Ia mengatakan, masalah semacam ini selalu datang setiap kali musim penghujan tiba.
Seringkali warga memutar kran air, namun yang keluar hanyalah angin saja. Sementara meteran air terus berputar.
“Kalau musim hujan masih tidak terlalu terasa karena warga banyak menggunakan air hujan, tapi setiap kali masuk musim kemarau baru warga merasakan dampaknya, selalu tersendat seperti ini,” keluh Mugito, Kamis (24/05/2018) siang.
Menurut Mugito, pihaknya sempat menggelar pertemuan dengan pihak PDAM terkait keluhan tersendatnya pasokan air tersebut. Warganya sama sekali tidak keberatan menanggung biaya operasional terkait layanan tersebut. Namun menjadi sangat merugikan ketika warga harus tetap membayar sementara tak ada air yang dinikmati. Hal menurutnya harus segera dicari solusi terbaik agar nantinya tidak terus meresahkan masyarakat.

“Kita paham masalah membayar meteran air itu tanggung jawab konsumen, tapi ya kita mintanya lancar, jangan mutar kran keluarnya angin dan kita harus bayar terus,” papar dia.
Dalam pertemuan yang dilakukan kemarin tersebut, PDAM Tirta Handayani telah berjanji akan segera memecahkan persoalan yang ada. Pihak PDAM meminta waktu selama 5 hingga 10 hari untuk mengatasi keluhan warga ini.
“Warga kami ada 1700 KK, dan hampir semuanya mengandalkan layanan PDAM. Setiap KK setiap bulan keluar uang rata-rata Rp47.500 untuk membayar tagihan rekening air,” urai Mugito.
Menanggapi keluhan tersebut, Direktur PDAM Tirta Handayani, Isnawan menjelaskan, pihaknya telah menindaklanjuti keluhan dari warga Desa Hargosari. Saat ini, pihaknya tengah menguji coba dengan sambungan baru untuk menyuplai aliran air ke wilayah tersebut.
“(Sumber air) dari Wilayu 1 ini sedang diuji coba ke Wilayu 2, wilayah Kecamatan Tepus,” kata Isnawan.
Ia beberkan lebih lanjut, pihaknya sangat menyadari keluhan ini memang sangat mengganggu dan merugikan masyarakat selaku konsumen. Namun ia juga mengingatkan bahwa persoalan distribusi air ini cukup kompleks dan tidak sesederhana yang dipikirkan khalayak luas. Dalam pendistribusian air melalui pipa-pipa, ada beberapa hal yang berpengaruh seperti misalnya letak geografis yang membutuhkan bentang pipa yang lebih panjang. Serta kemudian hal yang lainnya adalah terkiat umur pipa yang bisa memicu kebocoran sehingga berpengaruh terhadap suplai air.
“Belum lagi dengan kerusakan mesin pompa yang terbakar karena daya listrik tidak stabil,” ungkapnya.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
