fbpx
Connect with us

Info Ringan

Lima Tips Mudah Budidaya Sayuran Microgen

Published

on

Jogja,(pidjar.com)–Microgreen merupakan sayuran hijau muda dengan rasa aromatik dan memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi ketimbang sayuran yang dipanen tua. Dapat diolah menjadi berbagai macam menu masakan, Anda bisa memanfaatkan Microgreen sebagai menu makanan sehat bagi seluruh anggota keluarga. Namun, menyantap masakan dengan Microgreen setiap hari akan membuat keuangan jebol karena harganya yang cukup mahal. Tak perlu bingung, sekarang Anda bisa melakukan budidaya Microgreen di rumah dengan mudah. Penasaran bagaimana caranya? Yuk, langsung saja simak trik mudah budidaya

Persiapan Budidaya Microgreen

Untuk menanam Microgreen, pertama-tama Anda perlu perlu menyiapkan benih tanaman yang tersedia di supermarket atau toko-toko online. Benih Microgreen yang banyak dijual di pasaran di antaranya adalah brokoli, seledri, bayam, kale, kubus, selada air, daun ketumbar, serta lobak. Semua Microgreen tersebut pun terdiri dari berbagai macam bentuk, warna, hingga ukuran. Untuk hasil terbaik, pastikan Anda memilih benih organik dan bebas fungisida, ya!

Jika benih yang Anda gunakan memiliki ukuran kecil, nantinya Anda bisa langsung menyemaikannya ke media tanam. Namun, jika benih tersebut ukurannya besar, sebaiknya Anda merendamnya dulu ke dalam wadah atau mangkuk berisi air hangat terlebih dahulu sekitar lima jam. Jangan lupa, siapkan juga wadah berlubang kecil khusus Microgreen, media tanam berupa potting soil mix, dan tanah yang dicampurkan pupuk organik dengan perbandingan 1:1, serta perlengkapan berkebun, seperti sekop dan penyemprot air.

Berita Lainnya  Mengenal Sleep Apnea si Penyakit Tidur Yang Mematikan

Proses Penanaman Microgreen

Jika semua bahan dan peralatan sudah Anda siapkan, sekarang waktunya Anda melakukan proses penanaman Microgreen. Pertama-tama, isi wadah dengan media tanam sekitar tiga sentimeter, lalu lembapkan media tanam tersebut dengan air. Proses selanjutnya, taburkan benih Microgreen sekitar satu sendok makan hingga merata. Perlu diingat, jangan terlalu banyak menebarkan benih Microgreen karena nantinya akan sulit tumbuh. Jika sudah, tutup benih menggunakan sedikit media tanam sekitar 0,5 cm, lalu semprotkan kembali dengan air hingga media tanam menjadi lembap.

Proses Perawatan Budidaya Microgreen

Untuk membuat proses budidaya Microgreen berjalan sempurna, Anda dapat menutup wadah untuk menjaga kelembapan serta menempatkannya di area teduh yang tidak terkena paparan sinar matahari atau lampu secara langsung selama dua hari. Setelah dua hari, Anda bisa membuka tutup wadah tanaman, lalu pindahkan ke area yang terkena sedikit sinar matahari, seperti di bagian pinggir jendela.

Berita Lainnya  Resep Menu Bakso Kuah Pedas

Proses Pertumbuhan Tanaman Microgreen

Proses pertumbuhan pertama dari benih Microgreen adalah kecambah yang biasanya akan muncul pada dua hari pertama. Untuk perawatan selanjutnya, Anda harus memastikan kelembapan media tanam Microgreen agar tidak terlalu basah ataupun kering. Dengan demikian, Anda harus lebih cermat dalam menentukan area penempatan Microgreen dan langsung menyeprotkan air jika media tanamnya terlalu kering. Adapun proses perawatan ini harus Anda lakukan selama 10 hingga 14 hari atau paling tidak sampai Microgreen tumbuh sekitar 5 -10 cm.

Proses Panen Microgreen

Jika Anda merasa bahwa tanaman Microgreen sudah tumbuh subur dan sempurna sesuai keinginan, Anda bisa mulai memanennya. Cara panen Microgreen ini bisa dilakukan dengan mudah menggunakan gunting tajam. Pada proses ini, silahkan Anda menggunting Microgreen pada bagian batang yang terdekat dengan media tanam. Perlu diingat, jangan mencabut Microgreen hingga ke akarnya secara langsung. Setelah itu, tanaman Microgreen siap untuk diolah menjadi aneka masakan sehat yang Anda suka.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler