fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Masih Diolah Secara Konvensional, Kualitas Singkong Gunungkidul Rendah

Published

on

Tanjungsari,(pidjar.com)–Gunungkidul saat ini memiliki pusat tanam ubi kayu yang berlokasi di Padukuhan Kemiri, Desa Kemiri, Kecamatan Tanjungsari. Lahan ini dibuat mengingat salah satu masalah pokok di Gunungkidul yakni memiliki kualitas bibit singkong yang rendah.

Lahan pusat tanam ubi kayu ini mulai diresmikan Rabu (21/02/2018) siang tadi. Hadir dalam acara Sekda Gunungkidul Drajad Ruswandono, Kepala Dinas Pertanian Bambang Wisnu, perwakilan Muhammadiyah DIY, mahasiswa UAD, mahasiswa UMY, dan perangkat desa serta warga masyarakat.

Sekda Gunungkidul, Drajad mengatakan, dengan hadirnya lahan ini diharapkan bisa mengatasi masalah pembibitan singkong yang rendah. Jika biasanya petani mengambil batang singkong lalu ditanam di tempat lain, kali ini diharapkan bisa mandiri dengan bibit singkong yang berkualitas.

"Saya sangat mengapresiasi karena ini akan berguna untuk mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat Gunungkidul dalam memback up pariwisata," tuturnya.

Kepala Dinas Pertanian Bambang Wisnu mengatakan, ke depannya, tidak hanya pembibitan saja, namun akan ada kongres singkong Indonesia. Kegiatan ini dilakukan sebagai gerakan stake holder singkong menjadi pilar kedaulatan pangan di Indonesia khususnya di Gunungkidul.

"Kami telah dibantu melestarikan makanan singkong, dengan adanya kebun bibit Gatot Koco yang dilestarikan," jelas dia.

Sementara Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Dwi Kuswantoro mengatakan, Gunungkidul sebenarnya memiliki potensi singkong cukup besar. Dengan pengolahan yang baik, nantinya hasil singkong Gunungkidul bisa lebih memiliki nilai yang tinggi.

“Namun karena upaya pemberdayaan masih konvensional membuat produktivitas singkong kurang maksimal,” kata Dwi Kuswantoro.

Guna memaksimalkan produktivitas dan mengejar target nasional 25 ton per hektar, bekerjasama dengan berbagai pihak, Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah DIY berkomitmen memulihkan tanaman singkong varietas lokal untuk dijadikan benih singkong terbaik.

“Dengan adanya kebun bibit diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas,” ujarnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler