fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Minyakkita Langka, Harga Minyak Goreng di Gunungkidul Mulai Melambung

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Keberadaan minyak goreng subsidi merek Minyakkita mulai langka di pasaran. Hal itu berimbas pada harga minyak goreng di Gunungkidul yang melambung dalam beberapa waktu terakhir ini. Seperti halnya di Pasar Argosari Wonosari, para pedagang merasakan sulitnya mendapatkab minyak goreng merek Minyakkita.

Salah seorang pedagang di Pasar Argosari Wonosari, Sugiyanti, mengatakan langkanya minyak goreng Minyakkita di pasaran terjadi sekitar satu bulan terakhir. Dijelaskannya, saat ini pedagang hanya dapat memperoleh satu hingga dua karton Minyakkita dari distributor.

“Itu pun sudah harus menyerahkan fotokopi KTP ke distributor,” jelasnya.

Menururtnya, kelangkaan Minyakkita di pasaran kemungkinan karena distributor yang kehabisan stok sehingga suplai ke pedagang menjadi minim. Ditambahkannya, kelangkaan Minyakkita juga berimbas pada naiknya harga minyak goreng premium.

“Harga minyak goreng curah dijual Rp. 16 ribu sampai Rp. 18 ribu, kemudian minyak goreng premium sekarang Rp. 21 ribu per liternya,” imbuh Sugiyanti.

Berita Lainnya  Omicron Masuk Indonesia, Dinkes Gunungkidul Siapkan Antisipasi dan Pemantauan

Dirinya berharap agar harga mingak goreng dapat kembali normal serta ketersediaan Minyakkita di pasaran juga tercukupi. Menurutnya, Minyakkita menjadi salah satu merek yang dicari pembeli sehingga kosongnya Minyakkita juga berpengaruh terhadap pembeli yang datang.

“Tentu kehilangan konsumen karena banyak konsumen yang lebjv memilih untuk menghemat penggunaan minyak goreng,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan jika menjelang bulan puasa dan lebaran pada tahun ini Kementerian Perdagangan memastikan pemenuhan pasokan kebutuhan dalam negeri minyak goreng rakyat baik dalam bentuk minyak goreng curah dan minyak goreng merek Minyakkita. Salah satu upaya yang dilakukan ialah meningkatkan jumlah pasokan minyak goreng sebanyak 50% lebih banyak perbulannya.

Berita Lainnya  Bahas Kelanjutan Rencana Penyelenggaraan Pilur Serentak, DPRD Segera Panggil Dinas

“Arahan dari pusat agar penjualan minyak goreng rakyat saat ini diutamakan di pasar rakyat agar terjadi pemerataan untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah sehingga dapat membeli minyak goreng rakyat dengan mudah dan harga terjangkau,” terang Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler