fbpx
Connect with us

Pemerintahan

PDAM Tirta Handayani Luncurkan Logo Anyar

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani, Gunungkidul memiliki logo baru. Dengan logo anyar ini menjadi semangat untuk lebih memajukan masyarakat Gunungkidul dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih.

Direktur PDAM Tirta Handayani, Toto Sugiharto mengatakan, logo baru tersebut mencerminkan nilai-nilai inti perusahaan. Sekaligus sebagai refleksi visi dan misi perusahaan untuk memberikan pelayanan berkualitas dan inovatif bagi masyarakat. Harapannya menjadi nuansa baru dan menjadi semangat baru untuk mewujudkan masyarakat Gunungkidul makmur, sehat dan sejahtera. Melalui ketersediaan air bersih yang tercukupi, berkualitas dan berkelanjutan.

“Logo tidak hanya sebuah lambang. Tapi sebagai penanda perjalanan PDAM Tirta Handayani dari masa ke masa, berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakat Gunungkidul dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih,” ucap Toto Sugiharto.

Logo PDAM Tirta Handayani yang baru terbentuk dari 5 elemen utama diantaranya pada elemen yang pertama terdapat 3 buah gambar gunung berwarna hijau, merupakan lambang kemakmuran dan kesejahteraan. Harapannya Gunungkidul menjadi kabupaten dengan wilayah yang subur, makmur, sehat, dan sejahtera masyarakatnya.

Elemen kedua terdapat tiga elemen membentuk riak air atau gerakan air mengombak, yang diartikan sebagai sikap kebijaksanaan dan kesetiaan. Tiga elemen air berwarna biru juga mencerminkan bahwa di Gunungkidul terdapat berbagai jenis sumber air yang melimpah. PDAM Tirta Handayani berkeyakinan mampu memanfaatkannya secara optimal.

Berita Lainnya  Peraturan Pemerintah Anyar, Penghapusan IMB dan Urus Izin Usaha Cukup Melalui Online

“Pada elemen ketiga di atas elemen gunung dan air terdapat pola lingkaran oval berwarna putih, melambangkan keramahan, kekeluargaan, loyalitas dan kerjasama. Mencerminkan bahwa PDAM Tirta Handayani Gunungkidul adalah perusahaan yang terintegrasi dan bekerja sama untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara pada elemen keempat terdapat ambigram membentuk pola huruf “GK”, diambil dari inisial Gunungkidul, dengan huruf berkarakter tebal merupakan simbol kuat, optimis dan percaya diri.

Terdapat pula garis lengkung berwarna merah pada huruf G, melambangkan ringan, optimis dan dinamis. Serta huruf K yang menghadap ke atas adalah harapan keberhasilan dari kerja dan do’a yang dipanjatkan.

Adapun pada elemen kelima pada tulisan “PDAM Tirta Handayani” menggunakan font sederhana, modern dan tetap elegan. Ketebalan huruf dan warna biru memberikan kesan tegas, terpercaya dan profesional.

Bupati Sunaryanta mengatakan, PDAM Tirta Handayani di harapan menjadi perusahaan daerah yang mampu memahami kebutuhan masyarakat utamanya dalam penanganan air bersih.

Berita Lainnya  Obyek Wisata Sepi Selama Ramadan, Volume Sampah di Gunungkidul Menurun

“Saat ini sambungan rumah sudah mencapai 89 persen. Proyeksi 2024 akan mampu meningkat hingga 90 persen lebih sesuai dengan standar nasional pemerintah pusat,” ucap Sunaryanta.

Sunaryanta juga mendorong PDAM Tirta Handayani mulai menggunakan energi baru terbarukan dalam pengelolaan distribusi air. Sehingga operasional yang dikeluarkan PDAM tidak terlalu besar. Dari tahun ke tahun, Sunaryanta berharap agar layanan ke masyarakat terus meningkat.

Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih membeberkan, upaya PDAM disertai pendampingan pihak DPRD mampu mendatangkan dana dari pemerintah pusat guna pengembangan kapasitas layanan. Dana yang akan diberikan pun cukup besar pada tahun 2024 -2025 mendatang yaitu mencapai Rp210 miliar. Dana tersebut diantaranya akan dipakai untuk mengoptimalisasikan pengangkatan air bersih di Seropan dan Ngobaran.

Berita Lainnya  Petani Bulak Waung Sukses Panen Padi Jagung Kedelai Dalam Satu Masa Tanam

“Tahun 2024 juga ada realisasi pengembangan, Lalu Tahun 2025 dilakukan pembangunan IKK Tanjungsari dengan dana senilai Rp120 miliar,” kata Endah Subekti Kuntariningsih.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler