Pemerintahan
Program Pra Kerja Gelombang 11 Dibuka, Masyarakat Diajak Daftar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak Agustus lalu Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Tenaga Kerja mulai merealisasikan Kartu Pra Kerja. Kartu ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan dengan mengikuti berbagai macam pelatihan. Selain itu juga masyarakat yang memenuhi klasifikasi, akan mendapatkan insentif.
Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunungkidul, Ahsan Jihadan mengatakan, program Pra Kerja gelombang 11 kembali dibuka. Seperti sebelumnya, program ini dapat diakses melalui laman www.prakerja.go.id. Adapun pendaftaran sendiri resmi dibuka Senin kemarin dan rencananya akan berakhir pada Rabu (04/11/2020) besok.
“Ada kesempatan terbuka bagi masyarakat yang kemarin belum bisa mengakses bantuan ini, harapannya bisa dimanfaatkan seluas-luasnya,” papar Ahsan, Selasa (03/11/2020).
Ahsan menambahkan, sejak dibukanya Pra Kerja dari gelombang 1 hingga 10, sebanyak 17.961 warga Gunungkidul dapat mengakses program ini. Mereka mendapatkan Rp 1.000.000 untuk biaya pelatihan, Rp 600.000 per orang per bulan untuk insentif pasca pelatihan, yang akan diberikan selama empat bulan atau totalnya mencapai Rp 2,4 juta. Sedangkan sisanya sebesar Rp 150.000 merupakan insentif survei.
“Kami yakin masih banyak yang belum bisa mengakses program ini, jadi mumpung ada kesempatan lagi silakan diakses semaksimal mungkin,” ujar Ahsan.

Pada pendaftaran Pra Kerja gelombang 11 ini, Ahsan mengaku belum mengetahui kuota untuk Gunungkidul. Namun sejauh ini, pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektoral misalnya saja Dinas Koperasi dan UKM dan kantor kalurahan untuk memfasilitasi masyarakat yang kesulitan sinyal atau sulit untuk mendaftar.
“Kami tentu saja intens ya melaksanakan koordinasi lintas sektoral dengan tujuan agar kendala sinyal dan masyarakat yang bingung bisa teratasi,” jelas dia.
Salah satu penerima manfaat Pra Kerja, Regina mengaku, akibat pandemi ia harus kehilangan pekerjaan. Usaha warungnya pun sepi, namun ia sukses mengakses Kartu Pra Kerja.
“Dengan kartu ini saya juga makin paham cara digital marketing, modalnya lumayan untuk mengembangkan warung makan saya,” tutup dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
