fbpx
Connect with us

Sosial

Puluhan Tahun Menanti, Warga Karangawen Akhirnya Bisa Nikmati Air Bersih

Published

on

Girisubo,(pidjar.com)–Setelah 27 tahun menunggu, warga Kalurahan Karangawen, Kapanewon Girisubo akhirnya dapat merasakan pelayanan air dari PDAM Tirtahandayani. Pasalnya, sejak tahun 1993 warga disana hanya bisa melihat pipa yang terpasang di sekitar rumah mereka.

Lurah Karangawen, Roji Sutanta mengatakan, pipanisasi memang sudah terpasang sejak tahun 1993, akan tetapi sekalipun belum pernah teraliri air bersih. Luapan syukur pun mereka curahkan seiring mengalirya air dari pihak PDAM Tirta Handayani.

“Pipanisasi tahun 1993 dan baru mulai tahun ini mulai lancar bisa teraliri air,” kata Roji, Minggu (05/07/2020).

Di Kalurahan Karangawen terdapat 8 padukuhan yang mengalami kesulitan air bersih ketika musim kemarau tiba. Saat ini warga masih memanfaatkan air yang tertampung dalam bak Penampung Air Hujan (PAH).

Berita Lainnya  Bermodal Uang Patungan, Komunitas Ini Salurkan Bantuan ke Wilayah-wilayah Pinggiran di Gunungkidul

“Biasanya juga membeli air yang dijual pakai tanki dengan harga Rp 150 ribu per 5.000 liter dan hanya digunakan sekali,” terang Roji.

Dengan adanya aliran air ini tentu menjadi kebahagiaan bagi warga. Sebab, selama ini mereka tak sedikit yang menjual ternak hingga berhutang demi membeli air bersih.

“Sumber air hanya ada telaga yang digunakan untuk mandi mencuci pakaian dan ternak,” jelasnya.

Sementara  Direktur Teknik PDAM Tirta Handayani, Toto Sugiharto mengatakan pihaknya mampu mengaliri air di sekitar kalurahan Karangawen dari optimalisasi  sumber air sungai bawah tanah Gua Seropan yang berada di perbatasan Kapanewon Semanu, dan Ponjong. Upaya ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah mengurangi dampak kekeringan yang setiap tahun terjadi di Gunungkidul. Harapannya masyarkaat semakin sejahtera.

Berita Lainnya  Sadar Resiko Pekerjaan, Ribuan Nelayan Gunungkidul Sudah Miliki Asuransi

“Untuk Karangawen kami berhasil mengaliri lima dusun, dan akan kami maksimalkan,” pungkasnya.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler