Connect with us

Pemerintahan

RAPBD 2019 Disepakati DPRD dan Pemkab Gunungkidul, Anggaran Belanja Tembus Angka 2 Triliun

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Gunungkidul dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menyepakati Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019. Kesepakatan tersebut tertuang dalam keputusan Rapat Paripurna yang berlangsung Rabu (21/11/2018) sore kemarin di gedung DPRD Gunungkidul. Untuk APBD 2019 mendatang, direncanakan belanja daerah akan menembus angka lebih dari 2 triliun. Rencananya, sebagian besar anggaran akan digunakan untuk mengatasi permasalahan sosial yang terjadi di Gunungkidul.

Juru bicara gabungan komisi DPRD Gunungkidul, Bernadus Dwi Winasto mengungkapkan, berdasarkan pembahasan yang dilakukan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan komisi dan fraksi telah mencapai kesepakatan. Salah satunya adalah terkait pendapatan daerah.

Berita Lainnya  Belum Semua Panen, Masih Segelintir Petani Yang Telah Masuk ke Musim Tanam Kedua

“Pendapatan Daerah direncanakan sebesar Rp 1,880 triliun, sementara belanja daerah direncanakan sebesar Rp 2,064 triliun dan pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp 184 Miliar,” kata Dwi.

Ia memaparkan, pembangunan tahun 2019 akan diarahkan untuk menjawab permasalahan dan tantangan pembangunan yang aktual dan mendesak untuk segera diselesaikan. Beberapa diantaranya terkait dengan angka kemiskinan yang masih tinggi di Gunungkidul.

“Berdasarkan data tahun 2017, angka kemiskinan Gunungkidul berada pada angka 18.65%. Angka ini yang mengalami penurunan sebesar 0,69% dari 2016 sebesar 19,34%, namun tetap berada di atas rata-rata DIY,” kata dia.

Sementara itu, kualitas pelayanan, sarana dan prasarana ketersediaan tenaga kesehatan juga dianggap masih belum memadai. Sehingga permasalahan tersebut harus perlahan mulai dipetakan agar kemudian segera dapat segera diselesaikan.

Berita Lainnya  Sekjen DPP PAN Sebut Caleg Enggan Kampanye Pilpres, PAN Gunungkidul Tegaskan Masih Solid Dukung Prabowo-Sandi

Di sisi lain, bidang pariwisata juga menjadi perhatian. Kondisi sarana dan prasarana pariwisata yang belum memadai seiring peningkatan kunjungan wisatawan dan munculnya destinasi wisata baru. Hal ini tentunya membutuhkan upaya maksimal dari pemerintah agar pariwisata terus berkembang secara optimal.

Terpisah, Ketua DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto menambahkan, pada penetapan ini memang sudah ada keselarasan antara eksekutif dan legislatif. Nantinya, setelah ditetapkan ini, masih menunggu hasil evaluasi dari Gubernur.

“Untuk defisit hampir sama seperti kemarin 9,5% dan sekarang 9,2%. Namun setelah dilaksanakan kemarin juga masih ada SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan),” kata Demas.

Dikatakannya tambahan pembelanjaan 2019 karena adanya luncuran yang belum dilaksanakan. Beberapa diantaranya terkait kegiatan pelayanan masyarakat dan sebagian infrastruktur.

Berita Lainnya  GCW Tuding Ketua Parpol Pengusung Bupati Ikuti Rapat Baperjakat Bahas Rotasi Mutasi

Sementara itu Bupati Gunungkidul, Badingah mengharapkan setelah penetapan ini, sinergitas antara Pemkab dan DPRD akan terus berjalan dengan baik. Sehingga visi misi pembangunan di Gunungkidul dapat berjalan dengan baik.

“Tema pembangunan yang dicanangkan 2019 yaitu mengoptimalkan pengembangan industri pariwisata dan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan kemandirian daerah,” pungkas dia.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler