Pemerintahan
Redam Gejolak Penolakan Warga Terdampak Jalur Anyar Ngalang-Gading, Pemkab Tambah Anggaran Pembebasan Hingga Hampir 2 Kali Lipat
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul nampaknya sangat serius dalam merealisasikan proyek pembangunan jalur Ngalang, Gedangsari-Gading, Playen. Jalur ini merupakan bagian dari jalur alternatif yang menghubungkan langsung antara Kabupaten Sleman dengan Kabupaten Gunungkidul melalui sisi utara. Untuk merealisasikan proyek ini, pemerintah bahkan telah menambah anggaran pembebasan lahan hingga hampir 2 kali lipat. Sebelumnya memang sempat ada penolakan dari sejumlah warga terdampak yang merasa ganti rugi yang diberikan pemerintah terlalu kecil.
Sekretaris Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul, Mahartati memaparkan, untuk menghubungkan jalur Ngalang-Gading, pemerintah membebaskan lahan sepanjang 6 kilometer. Proses pembebasan lahan sendiri saat ini sudah bisa berlangsung dengan lancar setelah pihaknya menambah anggaran. Awalnya, pihaknya hanya menganggarkan dana sejumlah 20 miliar untuk pembebasan lahan ini. Namun kemudian, timbul gejolak di kalangan warga yang merasa ganti rugi yang diberikan terlalu kecil.
“Akhirnya kami berkeputusan untuk menambah anggaran menjadi 37 miliar,” kata Mahartati, beberapa waktu silam.
Penaikan nominal anggaran sendiri dilakukan dengan berbagai macam pertimbangan. Diantaranya adalah penaksiran nilai sosial dari lahan maupun properti masyarakat yang terdampak pembebasan lahan. Tim appraisal menaksir berapa lama rumah maupun tempat usaha berdiri yang menjadi pertimbangan lain untuk menentukan harga lahan selain dari luasan serta nilai harga pasaran, termasuk juga tanaman-tanaman milik warga.
Untuk menentukan nilai ganti rugi, tim appraisal membagi jalur menjadi 3 zona, yaitu kawasan hutan, Lapangan Udara Gading, serta jalur utama Jogja-Wonosari. Hal inilah yang kemudian disebut Mahartati membuat nilai ganti rugi yang diterima oleh warga berbeda-beda.

“Nilai ganti rugi bervariasi antara paling murah Rp130.000 per meter hingga Rp1.000.000 per meter,” urai dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Gunungkidul, Eddy Praptono mengatakan bahwa jalur alternatif ini nantinya akan sangat penting bagi Kabupaten Gunungkidul. Selain tujuan utamanya dalam mengurai kemacetan akibat beban yang terlalu berat di Jalan Jogja-Wonosari, pembangunan jalur anyar ini nantinya akan sangat berguna bagi pengembangan wilayah. Bahkan rencananya jalur tersebut akan dibuat menyambung ke Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
Menurut Eddy, hingga saat ini, JJLS Gunungkidul masih belum sepenuhnya tersambung. Ada beberapa titik yang masih terputus. Seperti di jalur barat di Girisekar-Legundi sepanjang 5 kilometer yang masih belum dibangun.
Selain itu, di jalur barat, dari Desa Girijati, Kecamatan Purwosari hingga perbatasan Bantul, rencananya juga akan dibangun jembatan kelok 18. Sementara di arah timur akan dibangun jalur di perbatasan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri.
“Kita berharap nantinya proyek ini bisa terealisasi sehingga akses masuk ke Gunungkidul bisa semakin lancar,” tutup Eddy.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
