Sosial
Rekrut Belasan Ribu Anggota KPPS, KPU Segera Buka Lowongan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul secara resmi telah membuka pendaftaran calon Kelompok Penyelenggara Pungutan Suara (KPPS). Pada formasi ini, KPU membutuhkan belasan ribu anggota KPPS. Berbeda pada proses rekrutmen sebelumnya, dalam rangka penggunaan protokol kesehatan pencegahan covid19, para calon anggora KPPS yang hendak mendaftarkan diri harus melakukan rapid tes.
Kepala KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani memgatakan, adapun persyaratan pendaftaran harus menyertakan surat bebas covid19. Syarat tersebut dapat didapatkan dengan rapid tes.
“Setiap Tempat Pemungutan Suara memerlukan 7 KPPS dan juga dua anggota perlindungan linmas,” jelas Hani, Minggu (05/10/2020).
Pada penyelenggaraan Pilkada 9 Desember mendatang, rencananya akan ada 1.892 TPS di Gunungkidul. Dengan demikian, terdapat 17.082 tenaga yang dibutuhkan saat tahapan pencoblosan mendatang.
“Jadwal baru kami umumkan, untuk agenda rapid tes mungkin bisa dilakukan akhir Oktober sampai awal November,” imbuh dia.

Pendaftaran KPPS sendiri dibuka pada 7 hingga 13 Oktober 2020. Pendaftaran dilakukan di Sekretariat Panitia Pemungutan Suara pada masing-masing kalurahan pada pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
“Surat keterangan bebas Covid19 wajib di lampirkan dengan formulir, surat pernyataan dan juga daftar riwayat hidup,” jelas Hani.
Ia mengatakan, apabila hasil rapid tes calon anggota KPPS dinyatakan reaktif, maka yang bersangkutan akan diganti dengan calon lainnya. Upaya pernyertaan hasil rapid tes bagi KPPS juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty.
“Pemeriksaan rapid tes ini juga bagian dari screening kasus,” kata Dewi.
Senada dengan KPU, Badan Pengawas Pemilu Gunungkidul juga mewajibkan petugas pengawas Pilkada untuk rapid tes. Peroses dari rapid tes dilakukan pertengangah Oktober ini.
Saat dikonfirmasi, Plt Ketua Bawaslu Gunungkidul Tri Asmiyanto merinci setidaknya ada 144 pengawas tingkat kalurahan. Jumlah itu masih ditambah 54 Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), serta anggota Bawaslu.
“Belum lama ini koordinasi dengan RSUD Wonosari untuk Rapid Test. Rencananya pemeriksaan akan dibagi per kloter 25 orang,” pungkas dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
