Sosial
Seluruh Wilayah di Gunungkidul Sudah Teraliri Listrik
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–PLN Rayon Wonosari mengklaim bahwa saat ini hampir 100% wilayah di Gunungkidul telah teraliri listrik. Sejumlah daerah pedalaman yang sebelumnya memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang dibuat mandiri karena keterbatasan jaringan, kini sudah mulai mendapatkan layanan listrik dari PLN.
Manajer PLN Rayon Wonosari, Dafrioko mengungkapkan, pada saat ini, pihaknya telah melayani sekitar 180.000 rumah tangga di Gunungkidul. Jumlah ini menurut Dafrioko bukan lantas berarti hanya 180.000 rumah yang teraliri listrik saja, melainkan bisa lebih banyak. Hal ini lantaran sebagian masyarakat masih menyambungkan aliran listrik dari rumah tangga lain. Total berdasarkan pendataan pada tahun 2017 silam, ada 9.200 rumah tangga yang belum memasang listrik secara mandiri namun telah mendapatkan layanan listrik dengan cara menyambung.
“Jumlah yang menyambung ini bisa jadi semakin berkurang karena memang saat ini untuk memasang instalasi listrik di rumah-rumah semakin mudah,” beber Dafrioko, Rabu (01/08/2018) siang.
Ia mengklaim bahwa saat ini layanan PLN Rayon Wonosari telah mencakup ke seluruh daerah. Artinya, seluruh padukuhan di Gunungkidul sudah mendapatkan layanan listrik dari PLN. Tidak ada padukuhan yang masih belum mendapatkan aliran listrik.
“Ini hasil survei kita di lapangan,” papar dia.

Perkembangan layanan ini menurutnya merupakan hasil dari inovasi dari PLN yang terus mempermudah dan mempermurah pemasangan listrik. Mengajukan permohonan pemasangan instalasi listrik tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya, baik dalam proses pemasangan, maupun dari sisi biaya.
“Masyarakat bisa memanfaatkan berbagai hal, mulai dari bertanya langsung kepada petugas PLN, hingga membuka website. Kita akan terus sosialisasikan hal ini,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Tuyadi mengakui bahwa perkembangan jaringan PLN saat ini memang cukup pesat. Sejumlah sudut wilayahnya kini sudah terampu layanan PLN. Jika dahulu masyarakat setempat banyak yang menggunakan PLTS mandiri untuk memenuhi kebutuhan listriknya, kini, lantaran jaringan sudah masuk, banyak warga yang mulai memasang listrik dari PLN.
“Dulu seperti misalnya kawasan pantai masih menggunakan PLTS, namun sekarang sudah bisa memasang layanan listrik dari PLN. Umumnya satu meteran dipakai untuk 2 KK,” terangnya.
Alhasil kemudian saat ini banyak PLTS mandiri yang sebelumnya dipasang warga menjadi tidak digunakan. Meski begitu, pihaknya tetap menghimbau kepada warga sekitar agar tetap menjaga peralatan PLTS tersebut.
“Jika sewaktu-waktu dibutuhkan bisa kembali digunakan,” tutupnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
