fbpx
Connect with us

Peristiwa

Sunarjo Ditemukan Tewas di Hutan Minyak Kayu Putih

Published

on

Karangmojo,(pidjar.com)–Sunarjo (64) warga Sokoliman II (01/20), Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo ditemukan meninggal di Hutan Minyak Kayu Putih yang berada di Kali Kajar, Bejiharjo, Karangmojo, Kamis (02/09/2021). Sontak peristiwa ini menghebohkan warga sekitar, petugas kepolisian lantas melakukan penanganan terhadap jenazah tersebut.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto menerangkan sekitar pukul 08.00 WIB berpamitan dengan keluarganya untuk pergi ke hutan untuk melakukan aktifitas seperti biasa yaitu mencari rumput untuk pakan ternak. Biasanya tidak sampai siang lansia tersebut sudah pulang ke rumah dan member pakan ternaknya.

Akan tetapi sampai dengan Kamis siang Sunarjo tidak kunjung pulang. Keluarga Pun kebingungan, anaknya Tinah (38) kemudian berinisiatif mencari ayahnya ke rumah pamannya, Pardiyo yang berada di Padukuhan Seropan. Namun yang bersangkutan juga tidak ada di rumah saudaranya tersebut. Tinah lantas meminta bantuan warga untuk mencari keberadaan Sunarjo tapi tidak ditemukan juga.

Sampai menjelang maghrib pencarian terhadap Sunarjo tetap dilakukan oleh pihak keluarga dibantu oleh warga setempat. Sekitar pukul 17.30 Sunarjo baru ditemukan di Hutan Kali Kajar dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri dan tidak ada denyut nadi.

“Jarak rumah sampai dengan hutan tempatnya merumput sekitar satu kilometer,” ujar Suryanto, Jumat (03/09/2021).

“Warga dan keluarga kemudian memberitahukan peristiwa ini ke Polsek Karangmojo, pihak kepolisian langsung datang bersama petugas medis,” terang Suryanto.

Petugas medis pun bergegas melakukan pemeriksaan. Korban dinyatakan meninggal beberapa jam sebelum ditemukan oleh warga. Dari hasil rapid antigen, didapati Sunarjo non reaktif atau negatif covid19. Namun, ada luka di sejumlah tubuh korban.

“Ada luka lecet di dahi kiri, pipi kiri, pangkal telinga kiri, lutut kaki, pergelangan kaki kiri, dada sebelah kiri, punggung kiri, lutut kanan danaya kaki kanan dalam, skrotum juga mengalami luka lecet,” beber Suryanto.

Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban pada saat dilakukan pemeriksaan. Diketahui korban setiap harinya memiliki kebiasaan mengkonsumsi obat sakit kepala. Diduga kuat korban meninggal dunia karena pusing dan terjatuh.

“Jenazah sudah diserahkan kepada keluarga, dan keluarga sudah menerima peristiwa ini sebagai musibah,” tandas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler