Hukum
Terpidana Mati Mary Jane Dipindahkan ke Jakarta Sebelum Dipulangkan ke Filipina
Wonosari,(pidjar.com)– Terpidana mati atas kasus penyelundupan narkoba ke Indonesia, Mary Jane Veloso telah dipindahkan dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Yogyakarta yang berada di Wonosari, Minggu (15/12/2024). Mary Jane akan dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara Kelas I Pondok Bambu sebelum ia diterbangkan ke negara asalnya yaitu Filipina.
Kabar mengenai pemindahan Mary Jane Veloso memang sudah sejak beberapa waktu lalu dibahas oleh sejumlah pihak. Proses demi proses telah dilalui, hingga akhirnya pertengahan Desember 2024 ini yang bersangkutan resmi dipindahkan ke Jakarta sebelum dibawa ke Filipina.
Adapun Minggu malam sekitar pukul 22.37 WIB, kendaraan jenis Toyota Hiace berwarna hitam masuk ke lingkungan Lapas Kelas IIB Wonosari, sejumlah petugas kemudian masuk ke dalam dan beberapa saat kemudian keluar bersama dengan Mary Jane.
“Mary Jane akan kami bawa ke Jakarta melalui jalur darat kemudian akan di tempatkan di Lapas Pondok Bambu sebelum dipulangkan ke Filipina,” kata Satopspatnal Ditjanpas, Sohibur Rachman ditemui di LPP Kelas II B Yogyakarta.
Lebih lanjut ia mengatakan, Mary Jane dipindahkan ke Jakarta untuk sementara waktu ini sembari menunggu dokumen-dokumen pendukung kepuluangannya ke negara asal.

“Kalau dokumen administrasinya selesai kami terbangkan ke Filipina,” tandasnya.
Sohibur mengatakan dari pengamatannya sebelum meinggalkan kamar, Mary Jane sempat berpamitan dengan warga binaan lainnya. Rasa haru, sedih dan bahagia menurutnya menghantarkan Mary Jane meninggalkan Lapas Kelas IIB Wonosari. Mengingat terpidana mati ini sudah sekitar 15 tahun berada di lembaga permasyarakatan.
“Secara emosional yang bersangkutan sedih bercampur bahagia,” kata dia.
Sekitar pukul 22.50 WIB, Mary Jane yang menggunakan kaos berwarna hitam meninggalkan lingkungan Lapas bersama dengan para petugas untuk menuju Jakarta. Sesekali ia melambaikan tangan kepada awak media, petugas Lapas Wonosari, dan guru spiritualnya yaitu Romo Keiser.
Sebagai informasi, Mary Jane merupakan terpidana mati atas kasus kepemilikan 2,6 kilogram heroin, ia ditangkap oleh penegak hukum di Bandara Adisutjipto pada tahun 2010 silam. Perjalanan hukum yang panjang dilalui oleh yang bersangkutan. Dimana pada saat itu, ia divonis hukuman mati atas kasus yang menjeratnya.
Mary Jane sempat dibawa ke Nusa Kambangan untuk menjalani hukuman mati tersebut. Namun kemudian hukuman itu berhasil ditangguhkan, selama hampir 15 tahun ia menjalani hari demi hari di Lembaga Permasyarakatan. Mimpinya hanya satu, bisa kembali ke negaranya dan terbebas dari hukuman yang menjeratnya saat ini.
Berbagai upaya dilakukan untuk meringankan hukumannya dan bisa kembali ke negara asalnya. Saat itu, Mary Jane mengaku tak mengetahui apa isi koper yang ia bawa, sebab kedatangannya ke Indonesia untuk mencari pekerjaan. Selama kasus ini bergulir hingga sekarang, Kedutaan besar Filipina pun juga aktif dan memberikan dukungan dan mengupayakan penangguhan hingga pemindahan terhadap terpidana mati tersebut.
Hingga menjelang akhir 2024 ini, angin segar didapat oleh Mary Jane Veloso. Atas rundingan diplomatis yang panjang selama belasan tahun akhirnya Pemerintah Indonesia menyepakati bahwa terpidana mati ini akan dipulangkan ke negara asalnya. Meski dipulangkan namun proses hukum tetap berlanjut di Filipina.
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial1 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized6 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized4 hari yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan1 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
-
Uncategorized2 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
