Connect with us

Pemerintahan

Tunggu Perbup dan Peresmian, Gedung Termegah di Gunungkidul Segera Dibuka Untuk Umum

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak beberapa bulan lalu, Taman Budaya Gunungkidul yang dibangun oleh pemerintah dengan anggaran ratusan miliar sudah selesai digarap. Kendati demikian, tempat tersebut saat ini belum bisa dimanfaatkan karena masih terganjal regulasi. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul menggantungkan harapan besar atas dibangunnya gedung tersebut untuk kepentingan masyarakat luas. Kalangan dewan juga mengingatkan pemerintah agar bersiap lantaran dengan gedung semegah ini, maka akan membutuhkan biaya operasional yang sangat besar.

Anggota Komisi D DPRD Gunungkidul, Ismail Ishom, berharap agar bangunan yang berdiri megah tersebut dapat digunakan sebaik mungkin dan tidak mangkrak. Diceritakannya, saat masuk di dalam gedung yang dibangun dengan Dana Keistimewaan tersebut, ia cukup kaget karena gedungnya sangat megah sekali. Ishom bahkan menyebut bahwa gedung TBG ini adalah gedung terbaik yang pernah ada di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Bupati Sunaryanta Tak Akan Tutup Usaha Yang Belum Berizin, Ini Syaratnya

“Saya harap bangunan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan tidak mamgkrak,” terang Ismail Ishom, Rabu (13/10/2021).

Ishom mengingatkan, dengan bangunan megah yang tentunya menghabiskan biaya besar, maka kemudian pada pemeliharaan atau perawatan kevdepan juga membutuhkan anggaran yang cukup besar setiap bulannya. Hal ini menjadi penting agar nantinya, gedung TBG bisa tetap indah dan megah.

“Perlu dipikirkan bagaimana maintenence gedung ini sebaik mungkin. Eman-eman kalau perawatannya asal-asalan,” papar dia.

Beberapa waktu lalu, Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto juga mengatakan hal serupa. Gedung Taman Budaya Gunungkidul yang berada di Kalurahan Logandeng tersebut nantinya akan menyedot anggaran yang besar dalam operasionalnya. Tentunya jika ingin perawatannya dan pemeliharaan yang maksimal.

Berita Lainnya  Terpantau Mangkrak, Rest Area Bunder Bakal Dapat Prioritas Pengembangan

Sebagai bagian dari pemerintahan, pihaknya akan melakukan pengawasan dalam segala hal tentang bangunan Gedung Taman Budaya Gunungkidul ini. Agar setelah diresmikan, dapat dimanfaatkan secara optimal dan membangkitkan perekonomian.

Kepala UPT Taman Budaya Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, menambahkan, berkaitan dengan Taman Budaya Gunungkidul saat ini masih dimanfaatkan hanya untuk kepentingan pemerintah dan kedinasan saja. Sebab memang belum dibuka untuk kepentingan masyarakat umum. Rencananya setelah Peraturan Bupati tentang Pengelolaan TBG jadi, baru akan dibuka untuk kepentingan umum. Peresmian gedung tersebut direncanakan akan dilakukan pada akhir November 2021 mendatang.

“Masih proses penyusunan Perbub. Setelah itu nanti dilakukan review tentang retribusinya baru kemudian dibuka untuk umum. Untuk gedungnya sudah jadi,” terang Eko Nur Cahyo.

Berkaitan dengan biaya pemeliharaan dan perawatan, ia mengungkapkan jika paling besar nantinya berada pada plot beban listrik. Untuk saat ini, dianggarkan hingga mencapai 35 juta per bulan. Belum lagi biaya kebersihan, genset dan lainnya.

Berita Lainnya  Harga Komoditi Pokok di Pasaran Segera Bisa Dipantau Masyarakat Secara Online

“Kalau untuk per bulan nanti mungkin bisa lebih dari 100 juta untuk listrik dan kebersihan. Tapi itu setelah dibuka untuk umum,” paparnya.

Saat ini, pihaknya tengah berproses untuk melakukan pengembangan lagi di TBG. Diantaranya pembuatan mini museum di lantai 3 dengan anggaran 700 juta, pengadaan gamelan ada dua jenis sekitar sekitar 450 juta, dan pengadaan wayang juga ada dua jenis sekitar 900 juta.

“Proses lelang sekarang ini. Itu menggunakan dana keistimewaan yang didapat oleh Gunungkidul,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler