Pemerintahan
Upaya Pemerintah Memurnikan Varietas Segreng Handayani, Padi Beras Merah yang Kaya Manfaat
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pertanian dan Pangan saat ini tengah berupaya melakukan pemurnian varietas padi lokal segreng handayani. Padi lokal dengan keunggulan tahan terhadap cuaca kering ini saat ini diburu oleh petani luar daerah. Diharapkan jika nanti benih tersebut mampu dipasarkan secara umum akan memberikan keuntungan luar biasa. Langkah konkrit pemerintah yang diambil saat ini yakni dengan mengajukan permohonan benih inti atau nukleus seed Segreng dan Mendel yang tersimpan di BPTP DIY.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan, permintaan masyarakat terhadap jenis padi tersebut saat ini cukup tinggi. Untuk itu pihaknya berupaya mengembangkannya dengan meminta bantuan benih sumber yang disimpan di BPTP Balitbangtan DIY.
Ia menambahkan, jenis tanaman tersebut sangat cocok di Gunungkidul. Sebab, padi segreng merupakan jenis padi yang sangat tahan terhadap kering yang sangat erat kaitan dengan bencana kekeringan di Gunungkidul.
“Cocok untuk lahan kering. Terutama di wilayah selatan seperti Girisubo, Rongkop, Tepus,” kata dia.
Selain itu, keunggulan padi tersebut ialah memiliki masa panen yang lebih cepat dibandingkan varietas padi yang saat ini banyak beredar di masyarakat. Sehingga pengelolaan waktu dalam ketersediaan air lebih menguntungkan.

“Cepet panen cepet tanam musim keduanya sehingga tidak tertinggal hujan,” ucap dia.
Selain itu, perkembangan benih padi ini nantinya juga dapat berdampak pada peningkatan jumlah penghasilan petani. Sebab, harga jual dari padi jenis tersebut lebih tinggi dibanding dengan beras putih.
“Beras merah ini punya pasar tersendiri bagi, utamanya penikmat hidup sehat. Karenanya beras merah banyak diburu,” lanjut dia.
Namun, dibalik segala kelebihan itu terdapat kekurangan yang dimiliki. Yakni berkaitan dengan produktifitas padi kering yang dihasilkan.
“Kelemahanya produktifitas kalah dari varitas unggul baru misal ciherang. Rata-rata produktifitas segreng sampai 5 ton per hektar sedang vub bisa 7-8 ton per hektar,” imbuh dia.
Dari segi manfaat, lanjut Raharjo menjelaskan penelitian dari Kristamtini dan Prajitno 2009 menyebutkan bahwa padi varietas Segreng Handayani yang dikembangkan di wilayah Gunungkidul Kecamatan Semanu, Ponjong, Tepus dan Wonosari memiliki beberapa keunggulan.
Diantaranya, warna beras merah pada kulit arinya terkandung β- karoten 488, 65 mikro g 100 g, protein 7,3 , besi 4,2 , dan vitamin B1 0,34, dapat berfungsi untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah penuaan, 3 Nilai jual beras tinggi, 30 lebih mahal dari beras biasa, dan 4 Padi yang toleran terhadap cekaman air.
“Saat ini benih jenis ini banyak diburu oleh petani luar daerah karena keunggulannya itu. Saat ini masih proses pemurnian, tapi di tingkat masyarakat petani khususnya padi jenis ini sudah sangat banyak,” ujar dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized1 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
