fbpx
Connect with us

Sosial

Viral, Sepasang Muda-mudi Kepergok Mesum di Gazebo Gapura Pintu Masuk Gunungkidul

Diterbitkan

pada tanggal

Patuk,(pidjar.com)–Minimnya penerangan yang ada di kawasan gazebo pintu masuk Kabupaten Gunungkidul ketika malam hari sering kali disalahgunakan oknum muda-mudi untuk berbuat tidak senonoh. Pada Jumat (06/12/2019) ini, di kalangan dunia maya beredar luas sebuah video tindakan mesum dua orang sejoli yang tengah memadu kasih. Di tengah kegelapan malam, pasangan pemuda dan pemudi ini berbuat tidak senonoh.

Salah seorang pengguna jalan yang kebetulan melintas saat kejadian tersebut, Huri Ananda, warga Kecamatan Paliyan mengaku, pada Kamis (05/12/2019) malam kemarin, ia memergoki pasangan yang tengah berbuat tidak senonoh di gazebo Rest Area Gapura Pintu Masuk Kabupaten Gunungkidul. Awalnya, ia mencurigai sepasang muda-mudi yang tengah berada di dalam gazebo. Saat itu ia tengah dalam perjalanan pulang ke Paliyan dan memutuskan untuk sejenak beristirahat di sekitar Gapura Selamat Datang tersebut.

Berita Lainnya  Serahkan Ribuan Sertifikat Tanah, Wakil Menteri: Tak Masalah Jika Mau Diagunkan Untuk Modal Usaha

“Ketika itu memang suasananya sepi di gazebo, penerangan juga sangat minim,” ujar Huri, Jumat sore.

Ia menceritakan, penasaran dengan aktifitas keduanya, ia lalu memarkirkan kendaraannya di rest area air mancur yang tak jauh dari lokasi. Ia berdiri di semak-semak yang tak jauh dari gazebo yang digunakan oleh pasangan muda-mudi ini.

“Benar saja, tak berselang lama saya mengintai, keduanya tengah melakukan aktifitas mesum,” papar dia.

“Keduanya seperti tidak menyadari kalau saya rekam, tujuan merekam pun sebetulnya agar jera, karena ini tidak hanya sekali dua kali terjadi. Saya sering memergoki,” ungkap Huri.

Setelah beberapa saat, ia pun akhinya menampakan diri dan berusaha menegur pasangan muda-mudi. Keduanya nampak kaget dan gugup dan berusaha untuk membenahi pakaian. Belum sempat memintai identitas, kedua pasangan tersebut memilih untuk melarikan diri dengan mengendarai kendaraan masing-masing.

Berita Lainnya  Jembatan Darurat Mbojing Ambrol Diterjang Banjir, Warga Gelaran I Kembali Terisolir

“Sebetulnya saya tidak punya kepentingan apapun, tapi cukup miris jika karena minim penerangan kemudian disalahgunakan oknum untuk berbuat mesum,” jelasnya.

Ia berharap, dinas terkait segera menindak lanjuti kejadian ini. Menurutnya, sudah semestinya taman dengan segala fasilitas untuk istirahat diberi penerangan kala malam hari agar tidak disalahgunakan.

“Syukur-syukur dipasang cctv,” imbuh dia.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Aris Suryanto menjelaskan, sebetulnya di lokasi tersebut sudah terpasang dua CCTV. Namun demikian saat disinggung mengenai penerangan, ia mengatakan, penerangan sepenuhnya kewenangan Dinas Perhubungan.

“Ada dua CCTV disana yang memantau Diskominfo, kalau taman akan kembali dibangun di tahun 2021 dengan anggaran Dana Keistimewaan 3,8 Milyar,” tutur Aris.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler