Hukum
Vonis Penjara 1 Tahun Lurah Baleharjo Dibanding Kejaksaan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menjatuhkan vonis hukuman 1 tahun penjara terhadap Agus Setiawan sejak beberapa waktu lalu. Lurah Baleharjo ini terjerat kasus korupsi pembangunan balai kalurahan setempat yang merugikan negara hingga mencapai ratusan juta rupiah. Namun begitu, proses hukum terhadap kasus ini masih akan terus berlanjut. Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang masih kurang puas dengan vonis yang diberikan oleh majelis hakim mengambil langkah banding atas vonis hukuman kepada Lurah Baleharjo.
Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Andi Nugraha T menjelaskan, vonis hukuman Agus Setiyawan telah dibacakan pada 15 Desember 2020 lalu. Di mana yang bersangkutan hanya divonis hukuman penjara 1 tahun dikurangi dengan masa tahanan. Akan tetapi, dari pihak jaksa merasa tidak puas dengan vonis pengadilan tindak pidana korupsi DIY sehingga setelah sidang lalu mengambil keputusan untuk pikir-pikir terlebih dahulu.
Selama 7 hari setelah dibacakan putusan hakim pihaknya menunggu petikan atau salinan putusan hakim yang lengkap. Selanjutkan pihaknya mempelajari salinan putusan tersebut.
“Dari pencermatan dan mempelajari putusan itu, kita ambil keputusan untuk mengajukan banding,” terang Andi Nugraha, Selasa (22/12/2020).
Ia mengungkapkan, keputusan untuk banding tersebut mengacu dan mempertimbangkan beberapa hal. Diantaranya yang utama adalah karena putusan ini belum sesuai dengan tuntutan pidana dari Jaksa Penuntut Umum.

“Ya belum sesuai dengan tuntutan kami. Sehingga kami ambil langkah untuk banding,” tambah dia.
Sementara itu, Penasehat Hukum Lurah Baleharjo,Kunto Nugroho Adna menjelaskan, dari vonis yang diberikan oleh majelis hakim pihaknya telah menerima. Hukuman 1 tahun penjara dikurangi masa tahanan, jika dihitung oleh timnya Agus hanya tinggal menjalani masa kurungan penjara sekitar 4 bulan lagi.
“Kami sudah menerima dan tidak mengajukan banding,” ucap Kunto Nugroho Adnan.
Disinggung mengenai langkah dari jaksa yang mengajukan banding ia mengungkapkan jika masih akan mempelajari salinan putusan dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi DIY lebih lanjut lagi. Sejauh ini, pihak Agus selalu kooperatif dalam mengikuti persidangan dan dalam kesehariannya di lapas Wirogunan berkelakuan baik.
Sebagai informasi, Agus Setiyawan ditetapkan sebagai tersangka sejak tahun 2019 lalu atas kasus korupsi pembangunan Balai Kalurahan Baleharjo yang berlangsung beberapa tahun silam. Dana miliaran rupiah digunakan untuk pembangunan balai kalurahan. Dari hasil penyelidikan petugas Kejaksaan, terdapat beberapa hal yang janggal dan ditemukan adanya kerugian negara sebesar 353 juta rupiah.
Selain ditahan selama proses persidangan ini, terpidana juga telah mengembalikan uang kerugian Negara atas kasus korupsi pembangunan balai desa (kalurahan) itu. kemudian selain Lurah, juga ada tersangka lain yang terseret dalam kasus ini yaitu Fajariyanto yang merupakanan rekanan. Akan tetapi hingga saat ini keberadaan yang bersangkutan belum ditemukan sehingga berstatus daftar pencarian orang (DPO).
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
