Connect with us

Sosial

Wisatawan ke Arah Pantai Selatan Membludak, Polisi Mulai Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Diterbitkan

pada

Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kawasan Pantai Selatan masih menjadi primadona bagi para wisatawan maupun pemudik untuk menghabiskan masa liburan lebaran, Pada H+2 lebaran 2018 ini, mulai terjadi peningkatan jumlah pengunjung secara signifikan di obyek wisata unggulan di Gunungkidul tersebut. Akibatnya, arus kendaraan wisatawan mengular baik di jalur wisata maupun di Jalan Wonosari-Jogja. Sejak Minggu (17/06/2018) pagi tadi, kemacetan terjadi di sejumlah titik di Jalan WOnosari-Jogja serta Jalan Wonosari-Baron.

Guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas yang terjadi, Satlantas Polres Gunungkidul mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas di jalur-jalur tersebut.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Mega Tetuko menyampaikan, meski ada peningkatan pengguna jalan menuju pantai, namun untuk saat ini kondisi jalur masih tergolong ramai lancar. Dari laporan yang dia terima, sejumlah kawasan kantong parkir di kawasan pantai seperti di Pantai Baron, dan Pantai Slili masih bisa menampung kendaraan wisatawan. Meski demikian, hingga siang hari tadi kendaraan terus berdatangan, pihaknya mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa penerapan satu jalur di Jalan Utama Pantai Baron.

Berita Lainnya  Meski Penyembelihan Kurban Boleh Dilakukan Hingga 3 Hari, Jumlah Titik Di Turun Drastis

“Kita berlakukan sementara untuk kendaraan besar seperti bus karena memang kondisi jalan yang sempit,” papar Mega, Minggu siang.

Untuk di jalur pantai, pihaknya juga memberikan himbauan kepada para wisatawan untuk berbelok ke arah timur saja. Nantinya kendaraan besar di kawasan Pantai Kukup diarahkan untuk keluar melalui Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS). Sementara untuk bus-bus dari arah Yogyakarta yang hendak masuk ke kawasan pantai diarahkan masuk melalui JJLS pula.

“Kita terapkan satu jalur juga di kawasan pantai, nanti kendaraan wisatawan bisa keluar di Simpang Tiga Tepus atau Pantai Pulang Syawal,” imbuh dia.

Sementara itu, salah seorang pemudik, Sujono warga asal Playen yang tinggal di Bekasi mengaku memang sudah merencanakan untuk berwisata di kawasan pantai bersama keluarganya. Ia tak masalah jika harus bermacet-macetan ria selama berwisata tersebut. Hal ini lantaran memang di masa liburan lebaran ini, ia sudah mengetahui bahwa wisatawan akan membludak.

Berita Lainnya  Corona Mewabah, Polres Gunungkidul Berikan Dispensasi Perpanjanan SIM

“Mumpung pas mudik, pingin ngajak keluarga besar ke pantai,” ucapnya.

Libur Lebaran, Pendapatan Retribusi Ditargetkan Tembus 2,6 Miliar

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar), Gunungkidul, Hary Sukmono menargetkan libur lebaran kali ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Gunungkidul bisa mencapai 300 ribu wisatawan. Dengan jumlah kunjungan ini, pihaknya memperkirakan bisa meraup target PAD retribusi sebesar 2,6 miliar. Dengan perkembangan sementara ini serta cuaca yang bagus, Hary optimis target ini bisa tercapai.

Kita perkirakan naik 100% dari kunjungan pada hari libur biasa,” beber Hary.

Menurutnya wisata pantai masih menjadi favorit para wisatawan. Sekitar 80% pengunjung yang datang ke Gunungkidul pergi ke pantai. Selain pantai obyek wisata minat khusus seperti Gua Pindul dan Gunung Api Purba Nglanggeran juga menjadi daya tarik wisatawan.

Berita Lainnya  Rencana Pelebaran JJLS Panggang-Saptosari, Puluhan Warga Akan Terdampak Pembebasan Lahan

"Saat ini banyak bermunculan wisata selfie juga, sehingga wisatawan banyak pilihan. Akan tetapi kami perkirakan masih berada di wilayah pantai," sambungnya.

Dijelaskannya, pada hari H dan H+1, kunjungan wisatawan yang masuk ke wilayah dengan retribusi sudah mencapai puluhan ribu penggunjung. Diperkirakan jumlahnya pun akan terus bertambah hingga akhir libur panjang pada 24 Juni mendatang.

"Hari H kemarin ada 6.526 pengunjung ,sedangkan H+1 sebanyak 39.011 pengunjung," terang dia.

Selama musim libur lebaran sendiri pihaknya memastikan tidak adanya kenaikan harga tiket retribusi masuk kawasan wisata. Pihaknya berharap tidak ada oknum yang bermain nakal dan menggunakan kesempatan ini untuk memperkaya diri sendiri.

"Kita sudah berkoordinasi dengan petugas yang berjaga dari Dinas kami sendiri dan pihak desa yang ikut mengelola retribusi malam. Kami sepakat untuk menjaga citra baik di mata wisatawan," lanjutnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler