fbpx
Connect with us

Olahraga

Semarak Kemerdekaan, KONI Apresiasi Adanya Kegiatan Berbau Olahraga

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia kerap kali diisi dengan berbagai macam kegiatan. Salah satunya adalah kegiatan yang berkaitan dengan olahraga. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gunungkidul mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang berbau olahraga yang diselenggarakan oleh masyarakat maupun lainnya. Pasalnya, setiap kegiatan diyakini mampu meningkatkan gairah masyarakat dalam dunia olahraga.

Sekretaris KONI Gunungkidul, Heri Santoso mengatakan, pihaknya mengapresiasi adanya pihak-pihak yang menggelar kompetisi olahraga, seperti salah satunya adalah sepak bola. Hal itu dianggap mampu membangkitkan gairah masyarakat terlebih di dunai sepak bola di Gunungkidul.

“Maraknya turnamen 17an di tingkat kampung semoga bisa mengairahkan pembinaan sepak bola di Gunungkidul,” ucap Heri ketika dihubungi Pidjar.com, Kamis (15/08/2019).

Kendati demikian, pihaknya berharap dalam penyelenggaraanya melakukan koordiansi dengan lembaga yang menaunginya. Sehingga nantinya akan muncul edukasi terhadap masyarakat terkait dengan aturan dan perangkat pertandingan.

“Penting mas apa lagi ketika regulasinya sesuai. Pertama dari perangkat pertandingannya harus melibatkan PSSI biar sesuai dengan ketentuan yang ada,” kata dia.

Disinggung mengenai pembinaan sepak bola usia dini di Gunungkidul, Heri mengungkapkan dalam dua tahun terakhir ini terus bergeliat. Adanya event tahunan bisa dijadikan sebagai sarana atau kader rutin Sekolah Sepak Bola (SSB) di Gunungkidul.

“Jumlah SSB saat ini ada 13 dengan ratusan siswa berbagai usia. Adanya event tahunan seperti Ligaku Bhayangkara yang digagas pak Kapolres. Berdampak pada pembinaan di SSB bisa terus berkembang,” ujar Heri.

Namun demikian, diakui Heri, untuk pelatih berlisensi di Gunungkidul masih sangat minim. Hal itu terkendala mekanisme dan biaya yang tidak sedikit. KONI juga tidak bisa secara langsung berperan dalam penyelenggaraan kompetisi di tingkat desa. Namun untuk koordinasisendiri dapat melalui pengkab yang ada.

“KONI hanya bisa membantu melalui Pengkabnya masing-masing kami tidak bisa membiayai sampai dengan tingkat desa klub, termasuk Ligaku pun itu mandiri,” tambah dia.

Sementara salah satu pihak yang menjadi sponsor turnamen untuk memeriahkan kegiatan 17 Agustus, Kolonel Inf. Tugiman menuturkan bahwa besar harapannya Gunungkidul memiliki kesebelasan yang mampu bertarung di tingkat nasional. Menurutnya, Gunungkidul memiliki potensi jika segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik.

“Saya berharap Gunungkidul kedepan memiliki “Macan Gaplek” kesebelasan sepak bola yang handal dan mampu tertarung di tingkat nasional. Apabila kita persiapkan secara baik, didukung oleh fasilitas yang memadai akan menorehkan prestasi dikemudian hari,” kata Kolonel Inf Tugiman.

Ia menjelaskan, pada turnamen kali ini pihaknya menyediakan hadiah serta tropy yang diperebutkan. Meski tidak seberapa, namun hal itu diyakini mampu menambah semangat setiap tim dalam menjalani pertandingan.

Setalah melalui laga hampir sekitar 3 minggu akhirnya Kesebelasan Perssami Fc.Semanu berhasil menggondol Tropy dan hadiah dari Kolonel Inf Dr. Tugiman. Laga sepak bola tingkat Gunungkidul teresbut diikuti oleh 8 kesebelasan dan dikemas secara apik oleh Jagad Lelono bersama Karangtaruna Desa Ngawis, Karangmojo.

Keluar sebagai juara pertama Perssami FC.Semanu berhasil membawa pulang tropy dan hadiah dari Kol Inf. Dr. Tugiman berupa piala dan Piagam, 1 ekor kambing dan uang pembinanan Rp 1,5 juta.

Juara 2 Ekamas FC Wonosari mampu meraih piala dan piagam, 1 unit TV-21 inch dan uang pembinaan Rp 1 juta. Kemudian juara 3 diduduki oleh POP Polres Gunungkidul yang berhasil mendapatkan piala dan piagam serta 1 unit tv dan uang pembinaan Rp 750 ribu.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler