Pemerintahan
Tak Ada Larangan BPKal Terlibat Kampanye, Pemkab Turun Tangan Sikapi Mundurnya 8 Orang BPKal di Genjahan
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Adanya 8 anggota Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) yang kompak mengundurkan diri menjadi polemik tersendiri di Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong. Bahkan dari Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) turun tangan untuk ikut dalam penyelesaian dan pengambilan kebijakan lanjutan. Senin (30/11/2020) siang kemarin diadakan pertemuan antara anggota BPKal yang mengundurkan diri bersama dengan Panewu setempat dan Plt Kepala DP3AKBPMD Gunungkidul di Kantor Panewu ponjong.
Plt Kepala DP3AKBPMD Gunungkidul, Heri Sukaswadi mengungkapkan, pertemuan kemarin masih hanya sebatas meminta klarifikasi dari anggota BPKal Genjahan yang mengundurkan diri. Nantinya klarifikasi ini tidak menutup kemungkinan digunakan sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan dari pemerintah.
“Sebatas klarifikasi dulu, baru kemudian dipelajari,” terang Heri Sukaswadi, Selasa (01/12/2020).
Ia mengungkapkan jika tidak ingin pengunduran diri secara ramai-ramai ini menjadi permasalahan yang sangat panjang. Untuk itu pemerintah ikut dalam pengambilan keputusan dan penyelesaiannya. Yang diinginkan adalah antara Kalurahan dengan BPKal bersinergi sebagaimana mestinya.
“Belum tau nanti kebijakannya akan bagaimana (proses). Harapannya ya berjalan harmonis,” imbuh dia.

Disinggung mengenai aturan yang berlaku apakah anggota BPKal diperbolehkan atau tidak mengikuti politik praktis, menurutnya sesuai dengan aturan yang berlaku tidak ada penyebutan secara spesifik mengenai hal tersebut.
“Coba Tanya ke Bawaslu bagaimana, pengaturannya sama saja kok,” sambungnya.
Kepala Bidang Pemerintah Desa DP3AKBPMD Gunungkidul, M. Farkhan mengungkapkan, Peraturan Daerah yang mengatur tentang BPKal adalah Perda nomor 7 Tahun 2018. Dalam.aturan tersebut ditegaskan, BPKal bukan merupakan pamong kalurahan.
“Mereka boleh ikut dalam kampanye. Tidak ada larangannya,” ujar Farkhan.
Berkaitan dengan mundurnya anggota BPKal, Farkhan mengungkapkan itu adalah hak masing-masing sehingga pemerintah tidak bisa melarang.
Plt Panewu Ponjong, Witanto mengungkapkan, pertemuan kemarin merupakan penggalian informasi lebih lanjut. Saat ini, sudah permasalah tersebut sudah ditangani oleh DP3AKBPMD. Dari pihak Kapanewon kemarin sebagai fasilitator dan sepenuhnya nanti ranah pemerintah. Dari 8 anggota BPKal yang diundang ada 5 yang hadir, sedangkan lainnya tidak dapat hadir karena kesibukan dan ketugasan mereka.
“Sebenarnya tidak ada polemik ya. Wong hanya penggalian informasi. Di tingkat masyarakat juga tidak ada polemik yang terjadi,” ujar Witanto saat dikonfirmasi.
Sebagaimana diketahui, pada medio November lalu sebanyak 8 orang anggota Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong mengundurkan diri dari jabatannya. Hal itu dipicu adanya perselisihan antara lurah dengan BPKal setempat. Dimana beberapa waktu lalu, lurah melaporkan anggota BPKal yang diduga terlibat politik praktis dalam pilkada 2020. Dua orang dilaporkan ke Bawaslu yaitu Wastana dan Slamet Triyono.
Selepas adanya pelaporan tersebut keduanya kemudian bersurat mengundurkan diri. Tak berapa lama kemudian sebanyak 6 anggota BPKal Genjahan juga bersurat yang sama yaitu pengunduran diri sebagai anggota BPKal. Selain pelaporan tersebut, mereka juga menyampaikan alasan lain yaitu kesibukan atas ketugasan mereka.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
