Connect with us

Sosial

Tanaman Hanyut Tersapu Banjir, Petani Sayuran Ngawen Gagal Panen

Diterbitkan

pada

Ngawen, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Luapan air sungai yang membanjiri lahan pertanian warga Padukuhan Cikal, Kalurahan Watusigar, Kapanewon Ngawen saat ini sudah mulai surut. Sebelumnya hujan yang terjadi dalam dua hari terakhir menyebabkan lahan pertanian warga yang berada di dekat sungai terendam banjir. Akibat terendam banjir, sayuran yang ditanam warga memgalami kerusakan dan mengalami gagal panen.

Ketua Kelompok Tani Maju Cikal, Kuncung, saat dikonfirmasi menyampaikan, surutnya air yang menggenangi lahan pertanian milik kelompoknya saat ini juga dibarengi oleh kerusakan pada tanaman sayuran milik warga setempat. Lebih lanjut, ia mengungkapkan, tanaman terong dan tomat milik warga yang ditanam di lahan seluas 2.000 meter persegi memang berlokasi tak jauh dari sungai. Sehingga saat sungai meluap, lahan pertanian tersebut megalami banjir,

Berita Lainnya  Bus AKAP Tak Boleh Beroperasi Selama Masa Pelarangan Mudik

Menurut Kuncung, para petani sendiri sejak banjir terjadi, terus melakukan pemantauan. Saat air sudah berangsur surut, barukah diketahui adanya kerusakan pada tanaman mereka.

“Ada yang masih bisa lanjut, tapi banyak juga yang mati. Tanaman yang mati itu terong dan tomat, kalau yang lainnya masih aman,” terang Kuncung, Minggu (14/11/2021).

Ia mengungkapkan, usia tanam terong dan tomat yang baru sepuluh hari yang menyebabkan tanaman belum kuat ketika menghadapi aliran air banjir. Selain itu, tiang rambatan untuk pertumbuhan tanaman juga belum dipasang sehingga tanaman mudah hanyut.

“Jaraknya ada yang 35 meter dan 85 meter dari sungai, kerugian rusaknya tomat dan terong ya lumayan,” terangnya.

Menurutnya, dengan rusaknya tanaman terong dan tomat tersebut membuat warga gagal panen. Khusus di lahan tanaman yang mengalami kerusakan, ia menyampaikan jika akan membiarkannya dahulu hingga musim tanam berikutnya tiba.

Berita Lainnya  Mengenal Gejala Difteri, Penyakit Berbahaya Yang Telah Mewabah ke 28 Provinsi di Indonesia

“Kami menunggu saja dulu, karena memang lahannya terlalu dekat dengan sungai. Sepertinya mau dibuat sawah di masa tanam berikutnya. Alhamdulillah tanaman yang lain aman,” urai Kuncung.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono, saat dihubungi menyampaikan, untuk kerusakan lahan pertanian di Gunungkidul akibat banjir yang terjadi, pihaknya masih menunggu laporan dari hasil pantauan petugas di lapangan. Seiring dengan surutnya genangan air, maka akan diketahui jika terjadi kerusakan pada tanaman petani. Ia mengungkapkan belum mendapat laporan terkait kerusakan tanaman sayuran milik petani Padukuhan Cikal, Kalurahan Watusigar, Kapanewon Ngawen hingga saat ini.

“Belum ada laporan, secara keseluruhan masih aman. Kalau di Cikal belum ada laporan, mungkin masih pendataan,” tutupnya.

Berita Lainnya  Catatan Kematian Harian Terbanyak dan 78 Pasien Covid Meninggal Dalam Seminggu Terakhir

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 hari yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler