fbpx
Connect with us

Sosial

Ajak Masyarakat Saling Melindungi dari Pandemi, Satpol PP DIY Bagi-bagi Ribuan Masker di Pantai Selatan

Published

on

Tanjungsari,(pidjar.com)–Penerapan Peraturan Gubernur nomor 77 Tahun 2020 tentang penegakkan hukum protokol kesehatan di Daerah Istimewa Yogyakarta masih diwarnai dengan sejumlah kasus pelanggaran. Khususnya di kawasan wisata membuat Satuan Search and Rescue, Sabtu (10/10/2020) siang tadi menggelar operasi yustisi sekaligus pembagian ribuan masker.

Sekretaris SAR Linmas wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto mengatakan sejak dua bulan operasi di kawasan Pantai Selatan dilakukan oleh Tim Penegakkan Hukum baik dari SAR, Sat Pol PP maupun aparat TNI Polri, ribuan wisatawan tidak menggunakan masker. Namun demikian, jumlahnya kian menurun.

Seperti misalnya hari ini, pengunjung pantai ada 1.000 wisatawan, dari jumlah itu pelanggarnya ada sekitar 50an baik tidak membawa masker, tidak menggunakan masker atau penggunaannya tidak benar,” ungkap Suris, Sabtu malam.

Selama ini, ada tiga upaya yang sudah pihaknya lakukan dalam operasi yustisi. Ketiganya antara lain pendataan, pembuatan surat pernyataan dan juga hukuman yang bersifat edukasi seperti membersihkan lokasi pantai.

Tujuannya biar mereka para wisatawan sadar pentingnya menjaga diri selama masa uji coba kawasan wisata ini,” imbuh Suris.

Sementara itu, Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad mengatakan, tidak adanya penyekatan lagi di wilayah perbatasan membuat masyarakat harus lebih disiplin dalam melindungi diri dari ancaman covid19. Ia menegaskan pandemi belum selesai sehingga membutuhkan kesadaran tinggi bagi wisatawan yang berkunjung.

Kalimat maskerku melindungimu, maskermu melindungiku harus benar-benar diterapkan para wisatawan, sekarang ini kita lebih longgar bisa berwisata tapi tidak berarti menyepelekan protokol kesehatan,” papar Noviar.

Ia menyoroti, masyarakat kian lalai dalam penerapan protokol kesehatan. Hal ini dapat dilihat dari tingginya pelanggaran.

Untuk itu hari ini kami akan membagikan 3ribu masker untuk para wisatawan dengan tujuan masyarakat kian sadar karena kita tidak tau apakah masyarakat yang datang dalam keadaan sehat apakah positif covid,” ujarnya.

Pengelola kawasan Pantai Ngrawe, Nur Wahyudin mengatakan operasi masker di kawasan pantai cukup positif karena membuat masyarakat was-was sehingga berusaha untuk disiplin. Pihaknya juga mengapresiasi pembagian 3.000 masker ini karena selain memberi efek jera juga memberikan solusi bagi wisatawan yang lalai.

Jadi di sisi lain meskipun melanggar karena lalai, para wisatawan juga teredukasi dengan pembagian masker ini,” pungkas Nur.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler