Pemerintahan
Anggaran 5 Miliar Untui Bangun Ratusan Rumah Tak Layak Huni
Wonosari,(pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah mengalokasi anggaran sebesar Rp 5,12 miliar untuk stimulan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Anggaran tersebut rencananya untuk membangun ratusan rumah milik warga agar kelayakannya meningkat sehingga kualitas hifup pemiliknya akan jauh lebih baik.
Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Nurgiyanto mengatakan, penanganan RTLH merupakan salah satu fokus pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan kelayakan hidup warga.
Berdasarkan data, saat ini masih ada belasan ribu RTLH yang tersebar di seluruh wilayah Gunungkidul. Setiap tahunnya, pemerintah kabupaten mengalokasikan anggaran untuk perbaikan RTLH tersebut.
“Total RTLH di Kabupaten Gunungkidul yaitu 15.000 lebih unit yang tersebar di seluruh kapanewon,” terang Nurgiyanto.
Lebih lanjut ia mengatakan, dari anggaran Rp 5,12 miliar ini nantinya akan digunakan untuk stimulan 256 unit RTLH. Masing-masing penerima manfaat mendapatkan dana stimulan senilai Rp 20 juta yang berupa material pembangunan rumah serta uang tunai untuk tukang.

“Kami alokasikan Rp 20 juta kemudian sisa biaya pembangunan ditanggung oleh penerima manfaat,” tandas dia.
Ratusan rumah yang menjadi fokus penanganan tersebut tersebar di 53 kalurahan yanv berada di 13 kapanewon di Gunungkidul. Tahap persiapan pun saat ini sudah mulai dilakukan, sedang untuk pembangunan fisik direncanakan akan dimulai pada awal Mei 2026.
“Saat ini tahap proses verifikasi kelengkapan administrasi dn sosialisasi kepada penerima,” imbuh dia.
Menurut Nurgiyanto, penanganan RTLH tidak hanya dari pemerintah Kabupaten menggunakan APBD Kabupaten Gunungkidul. Akan tetapi pemerintah di tingkat lebih atas juga memiliki peranan dalam pengentasan permasalahan RTLH pun dengan kalurahan juga memiliki peran jika anggaran memungkinkan.
“Kalau untuk yang dari provinsi dan pusat untuk sekarang kami belum menerima informasi mengenai RTLH,” tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
