Sosial
Antisipasi Disalahgunakan Oknum Nakal, Warga Diminta Rusak Masker Setelah Dipakai
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul menghimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam membuang dan mengelola limbah, khususnya yang saat ini ssangat banyak adalah masker sekali pakai. Sebab masker sekali pakai merupakan limbah medis yang masuk kategori limbah bahan berbahaya dan beresiko, sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi resiko penyalahgunaan limbah masker. Selain itu, dengan tingginya kebutuhan masyarakat, masker ini juga berpotensi disalah gunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengembangan Kapasitas, DLH Gunungkidul, Eko Suharso mengatakan, untuk membuang masker perlu teknik khusus agar aman bagi lingkungan dan juga tidak disalahgunakan dikemudian hari oleh oknum-oknum nakal. Masker sekali pakai sebaiknya dikumpulkan dulu dan direndam dengan desinfektan. Kemudian masyarakat diharapkan untuk merusak atau mengubah bentuk masker sekali pakai menjadi beberapa bagian, kemudian dibuang pada kelompok sampah B3.
“Tindakan ini perlu dilakukan agar sampah masker tidak dimanfaatkan kembali oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Istilahnya dipungut dan dijual kembali,” ucap Eko Suharso, Senin (26/07/2021).
Disinggung mengenai produksi sampah B3 selama pandemi, ia mengatakan jika jumlahnya terus mengalami peningkatan. Terlebih sampah jenis masker medis, alat pelindung diri, sarung tangan dan lainnya. Namun demikian data berapa produksi sampah B3 selama pandemi belum diketahui.
Ia menjelaskan jika selama ini sampah yang diproduksi oleh pasien covid19 yang menjalani isolasi mandiri masih belum terakomodir dengan baik. Sebab selama ini sampah B3 hanya dipisahkan plastik kemudian dicampur dengan sampah umum. Sementara di tingkat padukuhan, sampah B3 dan sampah jenis lain dijadikan satu terkadang juga dibakar.

Hal semacam itu nampaknya kurang pas, sehingga DLH Gunungkidul mengusulkan adanya pengadaan dropbox dan kantong plastik untuk pemisah sampah B3 isoman. Sehingga nantinya dapat terakomodir dengan baik. Sampah-sampah dari warga yang telah menjalani isoman itu nantinya dikirim ke TPS B3 puskesmas dan kemudian diangkut oleh petugas TPAS.
“Kita sedang usulkan pengadaan dropbox dan kantung plastik yang diberikan ke masing-masing padukuhan. Jadi nantinya sampah B3 tidak akan tercampur dan mengurangi resiko,” jelas dia.
Sementara itu, Sekretaris DLH Gunungkidul, Aris Suryanto menambahkan, pengelolaan dan pembuangan sampah khususnya sampah medis dan isoman harus diperhatikan betul. Jangan sampai sampah-sampah ini menjadi sarana penularan berbagai penyakit. Ia menghimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak lagi dalam pengelolaan sampah.
“Kalau untuk sampah B3 selama ini diangkut oleh pihak ketiga untuk dilakukan penanganan di luar Gunungkidul,” ucap Aris.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
