Hukum
Bobol Sekolahnya Sendiri, 5 Anak Diamankan Polisi
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hanya kurang dari 24 jam, aksi pencurian yang terjadi di SD N 2 Pucanganom, Kapanewon Rongkop pada Selasa (07/09/2021) pagi kemarin berhasil diungkap. Jajaran kepolisian mengamankan lima orang pelaku dalam kasus tersebut. Yang memprihatinkan, para pelaku sendiri masih berusia anak. Mereka merupakan siswa maupun mantan siswa dari SD N 2 Pucanganom.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto menuturkan, dalam hasil olah TKP yang dilakukan oleh jajaran Polres Gunungkidul dan Polsek Rongkop usai mendapatkan laporan, pihaknya kemudian mendapatkan sejumlah petunjuk. Kemudian, pihaknya berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian di SD N 2 Pucanganom tersebut yang mengarah kepada 5 orang anak. Mereka lalu diamankan pada Selasa (07/09/2021) malam kemarin.
“Kita mendapatkan petunjuk penting yang akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian,” ucap Suryanto, Rabu (08/09/2021) siang.
Lebih lanjut, Suryanto mengungkapkan awalnya aksi pencurian tersebut diketahui oleh seorang guru yang hendak paket di SD tersebut pada Selasa (07/09/2021) sekitar pukul 08.00 WIB. Tanpa ada rasa curiga, ia membuka pintu ruang guru dan ruang kepala sekolah seperti biasanya dan sudah mendapatinya dalam keadaan acak-acakan. Mengetahui hal tersebut, ia lantas melwporkannya pada kepala sekolah yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.
Mendapati adanya laporan tersebut, pihak kepolisian lantas datang ke lokasi dan melakukan olah TKP. Dari olah TKP tersebut diperoleh informasi bahwa pelaku diperkirakan masuk ke dalam ruangan sekolah melalui jendela belakang dan mencongkel daun pintu.

“Setelah mencongkel, pelaku kemudian masuk melewati ruangan,” terangnya.
Pelaku lantas berhasil masuk ke ruang kepala sekolah dan ruang guru. Pelaku kemudian mengacak-acak dan menggeledah laci yang ada di ruangan tersebut. Kelima anak-anak tersebut berhasil menemukan uang sebesar Rp. 8.319.000 yang disimpan di laci bendahara sekolah. Setelah mendapatkan uang, para pelaku lantas keluar dari ruangan melalui jendela belakang. Kasus tersebut kini telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Gunungkidul.
“Pelaku ada 5 orang, semuanya masih anak-anak. Kita lakukan penanganan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku,” imbuh Suryanto.
Para pelaku yang masih anak-anak tersebut ternyata merupakan siswa dan mantan siswa di SD N 2 Pucanganom. Suryanto menambahkan, lantaran para pelaku masih anak-anak maka maka penanganan hukum kasus tersebut dilakukan secara diversi.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
