fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Mulai Petakan Daerah Rawan Longsor, Petugas Temukan Puluhan EWS Kondisi Rusak

Diterbitkan

pada tanggal

––>

Wonosari, (pidjar.com)–Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunungkidul telah melakukan kajian kaitannya dengan potensi longsor di sejumlah wilayah menjelang musim hujan. Hal ini dilakukan untuk lebih mengetahui karakteristik wilayah dan sebagai persiapan kesiapsiagaan dalam penanganan daerah rawan longsor. Adapun beberapa wilayah yang telah dipetakan terus dilakukan pemantauan saat menjelang musim penghajn.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, wilayah yang saat ini dipetakan dalam kajian tersebut ialah Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen dan Semin. Kawasan ini mamang rawan bencana mengingat kondiis geografisnya yang gberada di ketinggian. Upaya ini dilakukan sebagai antisipasi menjelang musim hujan menggandeng  Tim Reaksi Cepat BPBD cek lokasi EWS longsor dan  bertemu dengan tokoh masyarakat perangkat desa untuk kesiapan menjelang musim hujan

“Kajian sendiri diprediksi akan selesai pada akhir November ini,” ujar Edy, Rabu (13/11/2019).

Lebih lanjut Edy menjelaskan, yang cukup memprihatinkan yakni dari di kawasan yang telah dipetakan oleh petugas itu terdapat 30 Early Warning System longsor yang terpasang,namun terdapat  20 yang rusak. Adapun kerusakan sendiri rata-rata pada 1aki, tiang yang ambruk dan kerusakan yang sudah tidak dapat dibenahi.

Berita Lainnya  Semburan Air Misterius di Semin Dapat Perhatian, Pemkab Akan Terjunkan Tim Peneliti Khusus

“Karena sudah kami hibahkan, yang memiliki tanggung jawab memperbaiki ya desa, tapi kami juga berkomunikasi dengan BPBD DIY serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana agar bisa memberikan solusi terhadap kerusakan EWS ini, khususnya yang rusaknya memang parah dan harus diganti,” imbuh dia.

Menurutnya, keberadaan EWS sendiri cukup vital lantaran sebagai pertanda awal datangnya bencana longsor. Sehingga masyarakat yang berada di lokasi rawan longsor akan segera menyelamatkan diri sebelum tertimpa tanah longsor.

“Peringatan awal ini akan memberikan waktu bagi masyarakat untuk dapat segara pindah ke tempat aman menyelamatkan diri,” beber Edy.

Terpisah, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Kabupaten Gunungkidul, Agus Wibowo mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi kepada perangkat desa dalam perbaikan EWS. Untuk yang rusak akinya diharapkan segera dibenahi.

Berita Lainnya  Dapat Jatah 35,3 Miliar, Dana Istimewa di Gunungkidul Belum Sepenuhnya Terserap

“Aki sebaiknya langsung diganti. Kemudian untuk tiang sendiri juga bisa diperbaiki, kami belum mendata jumlah yang rusak parah dan perlu diperbaiki,” ujar dia.

Adapun desa yang saat ini telah terpasang EWS antara lain Desa Giritirto, Giripurwo, Girijati, Giricahyo Kecamatan Purwosari. Desa Tancep, Sambirejo, Kampung Kecamatan Ngawen. Desa Umbulrejo Kecamatan Ponjong. Desa Sampang, Watugajah dan Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari. Desa Patuk, Terbah dan Putat Kecamatan Patuk. Desa Candirejo dan Semin Kecamatan Semin, serta Desa Kedungpoh Kecamatan Nglipar.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler