Connect with us

Pemerintahan

Dapat Pelayanan Kurang Memuaskan Dari Pemkab Gunungkidul?, Begini Mekanisme Pengaduan Onlinenya

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Gunungkidul mengajak masyarakat untuk menyalurkan kritik terkait dengan pelayanan publik melalui jalur resmi. Sejak tahun 2017 lalu, Pemkab Gunungkidul sebenarnya telah menyediakan berbagai platform aduan bagi masyarakat kaitannya dengan kepuasan terhadap pelayanan publik yang ada di lingkup Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Diskominfo Kabupaten Gunungkidul, Kusjayanto Saputro menyatakan, kendati platform aduan telah dibuka sejak tiga tahun lalu, namun hingga saat ini respon masyarakat masih belum begitu besar. Dari tahun ke tahun, hanya sedikit saja masyarakat yang memberikan aduan secara resmi.

“Berdasarkan catatan kamu, jumlah aduan yang masuk pada tahun 2017 hanya ada 6, tahun 2018 hanya 8 dan 2019 sampai Oktober 2019 sudah 20 aduan,” beber Kusjayanto, Selasa (05/10/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, masyarakat yang merasa tidak puas dengan pelayanan publik di instansi manapun bisa melapor melalui aplikasi SP4N e lapor, ataupun SMS yang berisi aduan ke nomor 1708 dengan format nama dan daerah aduan. Bahkan, Diskominfo sendiri saat ini telah memiliki ruangan khusus berupa desk pengaduan dan layanan informasi dokumentasi yang digunakan untuk pengaduan masyarakat.

Berita Lainnya  Pantai Selatan Masih Dominan, Bagaimana Peluang Desa Wisata dan Kawasan Non Pantai Gaet Wisatawan?

“Nanti Kominfo akan memfasilitasi dan meneruskan keluhan tersebut kepada dinas terkait yang diadukan dengan harapan mereka bisa segera berbenah,” imbuh Kus.

Menurutnya, pelayanan aduan ini telah diperkuat Perbub Nomor 23 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelayanan Publik di Lingkungan Pemkab Gunungkidul. Sehingga menurutnya, layanan aduan merupakan hak dari masyarakat sebagai warga negara.

“Layanan aduan itu akan terpantau pusat, makanya jika aduan itu resmi pasti akan segera ditindaklanjuti,” ujar Kus.

Saat disinggung mengenai masyarakat yang memilih untuk mengadu pada platform media sosial, ia menganggap bahwa hal ini sebenarnya salah. Adanya pengaduan semacam ini disebutnya kurang mengena lantaran kurang bisa terpantau secara menyeluruh. Ia menyadari bahwa hal ini dimungkinkan masih rendahnya pengetahuan masyarakat terkait dengan fasilitas pelaporan resmi yang disediakan pemerintah.

Berita Lainnya  Gandeng UGM, Bank Mandiri Taspen Siapkan Mahasiswa Magang hingga Riset Kependudukan

“Saat ini banyak platform media sosial yang justru menjadi tempat aduan masyarakat, memang mereka perlu disadarkan untuk menyalurkan aspirasinya ke jalur resmi agar bisa segera ditindaklanjuti,” bebernya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Heri Nugroho memberikan masukan bahwa perlu adanya pemahaman kepada masyarakat mengenai platform aduan resmi ini. Dengan pengetahuan dari masyarakat, maka nantinya bisa menjadi pengawas terhadap kemungkinan adanya kesalahan prosedur dalam pelayanan. Sehingga nantinya jika pelayanan publik yang ada di Kabupaten Gunungkidul kurang memuaskan, saat dilaporkan kemudian akan segera berbenah dengan cepat.

“Harapan kami fasilitas pengaduan bisa maksimal digunakan oleh masyarakat,” tandasnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler