Hukum
Dilempar Kursi dan Hendak Dipukul Palu, Mantan Lurah Laporkan Warganya ke Polisi
Ponjong, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Polemik warga yang menuntut Kepala Padukuhan Gedong, Kalurahan Sawahan, Kapanewon Ponjong untuk turun dari jabatannya semakin memanas. Setelah pada hari Senin (13/21/2021) puluhan warga Padukuhan Gedong mendatangi Balai Kalurahan Sawahan untuk menyampaikan aspirasi, giliran pejabat lurah lama Sawahan, Suprapto yang didatangi oleh warga Gedong. Sejumlah warga tak terima dengan ucapan sang mantan lurah dalam perang komentar di media sosial. Tak seperti dalam pertemuan pertama, dalam pertemuan antara perwakilan warga dengan Suprapto sendiri berlangsung panas. Bahkan, kemudian berujung pada pelaporan dugaan percobaan penganiayaan terhadap sang mantan Lurah Sawahan.
Kapolsek Ponjong, Kompol Basuki Triyono, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari mantan Lurah Sawahan yakni Suprapto terkait adanya percobaan penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu warga Padukuhan Gedong. Laporan tersebut diterima oleh petugas Polsek Ponjong pada Selasa (14/12/2021) lalu.
“Iya benar, ada pelaporan terkait dugaan pengeroyokan atau pengrusakan dengan TKP rumah mantan Lurah Sawahan, yang kemudian dilakukan BAP korban dan saksi oleh unit Reskrim Polsek Ponjong,” ucapnya, Jumat (17/12/2021).
Ia mengungkapkan, kejadian bermula pada hari Selasa (14/12/2021) lalu, sebanyak 10 warga Gedong mendatangi rumah Suprapto yang berada di Padukuhan Selonjono, Kalurahan Sawahan, Kapanewon Ponjong. Kedatangan warga tersebut dipicu oleh perang komentar di media sosial terkait tuntutan warga Padukuhan Gedong agar Kepala Padukuhan Gedong untuk turun dari jabatannya. Pada saat berada di rumah Suprapto, antara warga dengan Suprapto terjadi adu argumen dan kedua pihak saling emosi.
“Penilaian warga, Suprapto condong membela Dukuh Gedong. Akhirnya mendatangi rumah Suprapto dan terjadi adu argument sehingga terpancing emosi warga,” sambung Kompol Basuki.
Adapun dugaan percobaan pemukulan yang dimaksud dilakukan oleh salah seorang warga berinisial S dengan menggunakan palu namun berhasil ditahan oleh warga. Terlapor juga sempat mengambil batu kemudian gergaji yang bisa ditahan oleh warga kembali. Selain itu, terdapat pula warga yang mengayunkan kursi ke arah Suprapto namun dapat menghindar. Kursi tersebut hanya membentur pintu hingga rusak.
“Tindakan dugaan pengeroyokan hanya 2 orang tapi cuma satu yg dikenali dan satu tidak dikenal,” terangnya.
Sebelumnya, warga Padukuhan Gedong menuntut Kepala Padukuhan Gedong yang bernama Catur Surawan untuk mundur lantaran kinerjanya yang dinilai tidak memuaskan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga menilai jika sebagai seorang Kepala Padukuhan tidak mempunyai jiwa sosial yang tinggi di masyarakat.
Atas kejadian ini, Kapolsek meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing emosi sehingga dapat menimbulkan konflik di masyarakat.
“Unit Reskrim Polsek Ponjong masih akan melaksanakan pemeriksaan terhadap para pihak yang berselisih,” tutup Kompol Basuki.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
