fbpx
Connect with us

Peristiwa

Dua Bencana Terjadi di Gedangsari dalam Sehari, Kerugian Mencapai Puluhan Juta

Published

on

Gedangsari,(pidjar.com)–Zona utara di Kabupaten Gunungkidul masih menjadi langganan bencana tanah longsor. Kondisi tanah yang labil ditambah derasnya guyuran hujan Seperti pada hari ini, Sabtu (06/02/2021) terjadi longsor di dua titik.

Kepala Badan Pelaksanaan Bencana Daerah Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, bencana terjadi pada pukul 00.00 WIB, Sabtu dini hari. Tanah di rumah Hadisuwito (60) warga Watugajah (03/01), Watugajah, Gedangsari tersebut tiba-tiba ambles Sejumlah ruangan turun sedalam satu hingga dua meter.

“Hujan terjadi semalam suntuk di wilayah Gedangsari, tanah pekarangan dengan panjang 30 meter milik Hadisuwito terkikis kemudian ambles,” ucap Edy.

Tak hanya itu, kamar mandi, dapur, kandang sapi dan emperan rumahnya juga terkena dampak amblesnya tanah tersebut. Kendati pemilik rumah tengah terlelap, beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Kerugian jika ditaksir mencapai Rp 20 juta, pagi tadi warga setempat langsung melakukan kerjabakti dan evakuasi, sementara tanah yang ambles kami tutup dengan terpal,” jelas Edy.

Tak jauh dari kediaman Hadisuwito, kejadian tanah longsor terjadi di talud milik Agus Susanto (49) warga Mertelu Kulon (02/02), Mertelu Gedangsari. Pada pukul 01.30 WIB dini hari tadi, talud rumahnya dengan ukuran lebar 18 meter dan tinggi 6 meter ambrol.

“Material longsor menutup jalan gang 6 Kepala Keluarga, sudah diatasi dengan kerja bakti,” kata Edy.

Atas rentetan peristiwa kebencanaan ini, Edy mengimbau masyarakat selalu waspada dengan bencana yang belakangan ini terjadi. Saat ini pihaknya sudah menjalankan komunikasi secara intensif dengan FPRB di kelurahan kelurahan rawan bencana.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler