Pemerintahan
Dugaan Korupsi Proyek Puluhan Miliar Disdik Gunungkidul, Polda DIY Turun Tangan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Proyek pengadaan peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul tahun 2022 kemarin tengah dilakukan audit dan pemeriksaan oleh jajaran Ditreskrimsus Polda DIY. Beberapa berkas tengah dipelajari oleh penyidik berkaitan dengan dugaan kasus korupsi atas proyek bernilai miliaran rupiah.
Ketika dikonfirmasi, Kasubbid Penmas Polda DIY, AKBP Verena SW membenarkan adanya penyelidikan awal yang dilakukan oleh jajaran Ditreskrimsus Polda DIY atas proyek pengadaan alat TIK untuk Sekolah Dasar (SD) di beberapa wilayah di Gunungkidul ini. Berkas-berkas pun tengah dipelajari oleh penyidik atas untuk mengetahui penyimpangan yang terjadi.
“Saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait sengan dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan pengadaan peralatan untuk SD se Kabupaten Gunungkidul,” ucap AKBP Verena saat dikonfirmasi pidjar-com-525357.hostingersite.com, Senin (01/10/2023).
Kendati demikian, mantan Wakapolres Gunungkidul ini belum memberikan penjelasan secara detail atas dugaan kasus korupsi yang terjadi pada proyek tersebut. Pun demikian saat disinggung mengenai rumor aliran dana yang masuk ke beberapa orang, dirinya masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.
“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan belum masuk ke penyidikan. Sehingga informasi yang kami berikan baru sebatas itu, nanti kalau sudah penyidikan baru bisa tahu secara persis modusnya bagaimana,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, untuk proyek pengadaan alat TIK pada tahun 2022 kemarin anggaran yang digelontorkan sebesar Rp 21.796 808.000 dengan pengadaan sebanyak 176 paket. Dari jumlah tersebut, jumlah yang chrome book yang dibeli pemerintah sekitar 2.715 unit.
Pada saat itu, kontrak dengan penyedia barang telah ditandatangani pada 7 April 2022 silam dengan durasi 120 hari. Pada tahun tersebut, Dinas Pendidikan Gunungkidul memilih untuk menggunakan chromebook seri terbaru dari Acer.
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Taufik Aminudin mengatakan pengadaan peralatan TIK tahun 2022 lalu telah selesai 100 persen sejak beberapa bulan lalu. Tahun ini pun Dinas Pendidikan kembali mendapatkan proyek tersebut meski jumlahnya tidak sebanyak tahun kemarin.
Adapun untuk tahun 2023, Dinas Pendidikan mendapatkan alokasi pengadaan TIK sebesar Rp 429.550.000 untuk 5 paket.
Disinggung mengenai rumor yang beredar bila proyek tersebut serapannya hanya 80 persen, pihaknya pun menampik dan mengatakan bila pengadaan barang bernilai puluhan miliar tersebut sudah selesai 100 persen.
“Sudah selesai 100℅. Semua kegiatan harus selesai pada akhir tahun anggaran,” kata Taufik.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
