Pemerintahan
Evaluasi PPKM, Masih Ditemukan Pelanggaran dan Lampu Alun-alun Wonosari Akan Dimatikan
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bupati Gunungkidul, Sunaryanta melakukan evaluasi atas pelaksanaan PPKM Darurat yang telah diberlakukan sejak tiga hari terakhir di Gunungkidul. Evaluasi tersebut dilaporkan secara virtual kepada Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan pada Selasa (06/07/2021) siang kemarin. Sejumlah upaya terus dilakukan Pemkab Gunungkidul untuk terus menyukseskan pelaksanaan PPKM di Gunungkidul. Yang terbaru, Pemkab Gunungkidul memutuskan akan mematikan lampu di kawasan Alun-alun Wonosari.
Hasil dari penerapan PPKM Darurat dalam tiga hari terkahir mulai terlihat, khususnya pada mobilitas masyarakat serta angka pasien konfirmasi harian.
Setelah memantau beberapa lokasi, menurut Sunaryanta, mobilitas masyarakat saat ini jauh berkurang dibandingkan sebelum PPKM Darurat. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat dalam mematuhi Instruksi Bupati terkait penerapan PPKM Darurat.
“Terdapat penurunan sekitar 16% dari mobilitas masyarakat, sedangkan kasus baru sempat turun 50% daripada hari sebelumnya. Semoga bisa terus kita genjot,” terangnya.
Meski demikian, Bupati juga memberikan catatan bahwa masih terdapat sebagian kecil masyarakat serta beberapa tempat keramaian yang belum mematuhi aturan PPKM Darurat. Seperti ditemuinya warga yang tidak memakai masker saat beraktifitas, serta tempat makan maupun pedagang kaki lima yang tidak memperhatikan jam operasional saat PPKM Darurat.

“Warga perlu saling mengingatkan dalam penerapan protokol kesehatan saat beraktifitas. Sebab dinamika kasus covid19 di Gunungkidul masih terjadi,” sambungnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan mematikan lampu di Alun-alun Wonosari mulai Selasa (06/07/2021). Langkah ini diambil guna mengurangi potensi kerumunan warga selama PPKM Darurat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunungkidul, Drajad Ruswandono menuturkan, mematikan lampu di Alun-alun dilakukan atas berbagai pertimbangan. Kawasan Alun-alun yang berada di pusat kota memang berpotensi sering digunakan area kumpul-kumpul berbagai lapisan masyarakat. Sehingga diharapkan dengan mematikan lampu tersebut, potensi kerumunan bisa diminimalisir. Namun bagi kantor, pasar, dan wilayah rawan lainnya, lampu tetap akan dinyalakan guna mengantisipasi tindak kejahatan.
“Mulai Selasa (lampu) kita matikan,” papar Drajad.
Merujuk pada laporan Dinas Kesehatan Gunungkidul, angka kesembuhan pasien covid19 dalam dua hari terakhir mengalami kenaikan. Pada Senin (05/07/2021) tercatat 117 pasien sembuh, kemudian Selasa (06/07/2021) tercatat naik 218 pasien sembuh. Meskipun demikian, menurut Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, angka kesembuhan tersebut masih rendah, mengingat presentase akumulasi kesembuhan di Gunungkidulsebesar 59,25%. (Roni)
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
