fbpx
Connect with us

Pemerintahan

HUT Gunungkidul ke 187, Sultan Minta Pemkab Wujudkan Pemerintahan Yang Berpihak Pada Rakyat

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Hari ini, Kabupaten Gunungkidul tepat berusia 187 tahun. Sebuah usia yang tentunya sudah sangat matang untuk kabupaten dengan wilayah terluas di DIY ini. Namun di tengah gebyar kemeriahan peringatan ulang tahun ini, masih terselip masalah yaitu masih tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Gunungkidul.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubawana ke X yang langsung hadir dalam puncak peringatan HUT Gunungkidul yang ke 187 di Bangsal Sewokoprojo meminta kepada Pemkab Gunungkidul untuk bisa mengembangkan pemerintahan yang memihak kepada rakyat. Dengan adanya keberpihakan semacam ini, seluruh program maupun kebijakan nantinya akan bermuara pada kesejahteraan rakyat. Sultan menambahkan, artian menyejahterakan ini harus bersifat secara keseluruhan dan mencakup lahir dan juga batin. Di sinilah nantinya parameter kesuksesan pemerintah dalam memimpin daerahnya.

“Saya berharap momen Hari Jadi ke 187 ini bisa menjadi pemacu semangat bagi pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk memajukan dan menyejahterakan daerah,” kata Sultan, Minggu (27/05/2018) pagi tadi.

Pelayanan dan pengabdian serta pengayoman merupakan hal mutlak yang harus diberikan oleh setiap aparatur pemerintahan kepada masyarakat. Jika semua aparatur bisa melaksanakan hal semacam ini dengan penuh tanggung jawab, maka nantinya akan tercapai kemanunggalan Kawulo Gusti.

“Ini tidak boleh hanya menjadi slogan semata, harus benar-benar diterapkan,” tandas Raja Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat ini.

Sultan meminta kepada seluruh masyarakat Gunungkidul agar senantiasa bersatu padu. Hanya dengan persatuan inilah maka nantinya segala hambatan dan tantangan untuk kebutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 bisa teratasi. Tindakan intoleransi harus dilawan oleh semua kalangan sehingga tercipta kehidupan yang aman dan damai dalam menunjang aktifitas masyarakat.

“Semoga kita senantiasa diberikan keselamatan, keberhasilan, kedamaian dan kesejahteraan,” tutur dia.

Sementara itu Bupati Gunungkidul, Badingah pada kesempatan yang sama meminta kerjasama dari seluruh pihak untuk bersama-sama bersinergi membangun bumi Handayani. Ia meyakini bahwa Gunungkidul mempunyai segalanya untuk bisa maju.

Seperti misalnya yang saat ini tengah mendapatkan prioritas adalah pembangunan di sektor selatan. Terdapatnya bentang pantai yang panjang disebut Bupati menjadi modal utama Kabupaten Gunungkidul dalam merengkuh kemajuan serta kesejahteraan. Di sini bidang pertanian, perikanan, ekonomi, serta kepariwisataan bisa dikembangkan bersama dan saling menunjang.

“Pemkab Gunungkidul sangat mendukung penuh visi dan misi Pemda DIY dalam memberdayakan sektor pantai sebagai bidang unggulan untuk menyejahterakan masyarakat,” jelas Badingah.

Bupati mengimbau seluruh masyarakat Gunungkidul agar berjiwa besar dan bersemangat dalam membangun daerahnya.

“Kita pasti bisa,” ujar Bupati yang kemudian disambut tepuk riuh hadirin yang memadati kompleks Bangsal Sewokoprojo sejak pagi hari.

Pada kesempatan ini, dilakukan juga prosesi pengarakan benda-benda pusaka milik Pemkab Gunungkidul. Pusaka-pusaka yaitu, Kanjeng Kyai Pandoyo Pandul, Songsong Agung Kanjeng Kyai Robyong dan Kanjeng Kyai Margo diarak oleh sejumlah orang berpakaian adat jawa lengkap dari tempat penyimpanan menuju Bangsal Sewokoprojo tempat digelarnya prosesi resepsi HUT Kabupaten Gunungkidul.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler