Pemerintahan
Intensifkan Kerjasama Dengan Indomaret, UMKM Dilatih Bersaing Hadapi Pasar Modern
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bupati Gunungkidul Sunaryanta, membuka secara resmi Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM di Gunungkidul. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul di Joglo Taman Budaya Gunugkidul (TBG). Diharapkan dengan adanya pelatihan dengan menggandeng perusahaan serta produk terkemuka berlevel nasional ini, pelaku UMKM Gunungkidul nantinya bisa lebih profesional.
Untuk pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bekerjasama dengan PT. Indomarco Prismatama atau Indomaret. Para pelaku UMKM diberikan pemahaman membuat terobosan dan inovasi dalam memasarkan produk usahanya. Sehingga nantinya, meski masih masa pandemi, usaha mereka tetap bisa eksis.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu tindak lanjut kerjasama Pemkab Gunungkidul dengan Indomaret. Sebelumnya, Pemkab Gunungkidul menjalin kerjasama untuk menjual produk-produk UMKM Gunungkidul di gerai-gerai Indomaret.
“Dengan pelatihan ini diharapkan, UMKM bisa melakukan kurasi yang lebih baik lagi,” kata Kelik Yuniantoro, Jumat (21/01/2022).
Menurutnya pelatihan ini sangat penting bagi UMKM Gunungkidul dalam perkembangan ke depannya. Untuk bersaing di pasar modern seperti di Indomaret ini, perlu adanya branding yang baik. Sehingga dalam produk-produk tersebut perlu dilakukan uji produk, seperti rasa, kemasan perijinan dan lainnya. Sehingga produk yang sampai di tangan konsumen dapat dipastikan aman.

“Pemerintah daerah melalui Disperindag terus berupaya supaya UMKM bisa terus tumbuh dan berkembang,” ucap dia.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyampaikan, dalam mendorong ekonomi kerakyatan, pariwisata, investasi, harapannya UMKM kemudian dapat bersinergi di pasar-pasar modern dengan produk lokal yang berkualitas. Karena dengan produk yang berkualitas, menjadi kunci berkembangnya produktivitas.
“Di Gunungkidul produk lokal sebenarnya potensinya sangat besar. Sehingga dengan besarnya produk lokal, jangan sampai tidak berkembang. Adanya pelatihan dan peningkatan kualitas kontrol ini, dapat yang semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal,” urai Bupati.
Adapun dalam pelatihan ini diikuti 42 peserta UMKM dengan 103 jenis produk yang telah mengikuti kurasi. Sementara dalam kurasi ini, sebanyak 43 UMKM dengan 111 jenis produk.
Kemudian dalam kesempatan pelatihan ini selain diberikan bimbingan kiat peningkatan produk juga diserahkan bantuan berupa saddle bag atau tas kronjot kepada UMKM-UMKM.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
