Pemerintahan
Kekurangan Dana, Pembahasan Amdal Kawasan Wisata Pantai Selatan Akhirnya Ditunda
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembahasan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) kawasan wisata di tiga kecamatan yang sempat digemborkan Pemkab Gunungkidul akhirnya batal untuk dilanjutkan. Alasannya, pemerintah saat ini sedang memerlukan banyak dana untuk melakukan penataan kawasan pantai selatan. Sementara untuk program ini, diperlukan biaya yang cukup besar.
Sebelumnya, Pemkab Gunungkidul telah mewacanakan untuk menerbitkan Amdal kawasan pariwisata meliputi tiga kecamatan yakni Purwosari, Saptosari dan Panggang. Direncanakan, program ini akan selesai pada akhir tahun 2019 ini.
Penyusunan Amdal kawasan wisata sendiri ditujukan untuk mempermudah proses pengembangan pariwisata yang melibatkan investor. Sebab selama ini, investor kesulitan dalam megurus proses perizinan.
Namun demikian, di tengah perjalanan, Pemkab Gunungkidul menghentikan pembahasan terkait dengan amdal kawasan di tiga kecamatan tersebut. Pasalnya, dengan biaya mencapai Rp 700 juta untuk munculnya amdal tersebut dinilai masih belum mampu dipenuhi Pemkab.
“Amdal kawasan baru kita terbitkan di Bleberan, Kecamatan Playen. Kalau yang di tiga kecamatan itu dipending dulu,” kata Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti, Jumat (21/06/2019).

Asti menambahkan, ditundanya pembahasan Amdal kawasan itu sendiri lantaran saat ini pemerintah tengah fokus dalam penataan kawasan Pantai Drini. Dalam penataan tersebut, pemerintah memerlukan dana yang cukup besar untuk pembangunan lokasi parkir.
“Pedagang yang di pasiran itu dinaikan ke lokasi parkir saat ini. Kemudian kita akan bangun lokasi parkir baru,” ucap dia.
Asti menjelaskan, pembangunan lokasi parkir di Pantai Drini merupakan hal yang harus dilakukan untuk dapat menata pedagang yang selama ini ada di pasiran pantai. Sehingga nantinya, jika sudah tertata tentu akan memperindah kawasan pantai.
“Kalau lokasi parkir hanya kita dirikan kios saja tidak ada lokasi untuk parkir sehingga lokasi parkir harus dibuat di dekat pintu masuk. Biar semua tertata,” ujar Asti.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
