fbpx
Connect with us

Hukum

Lancarkan Ancaman, Ayah Tiri Bejat Cabuli Anaknya Selama 2 Tahun

Published

on

Semanu,(pidjar.com)–Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Gunungkidul terus mengembangkan kasus dugaan pencabulan yang dialami Melati (bukan nama sebenarnya), gadis berusia 16 tahun warga Kapanewon Semanu. Sebagaimana diketahui, Melati saat ini tengah berbadan dua akibat kelakuan bejat ayah tirinya. Yang memprihatinkan, berdasarkan keterangan tersangka, pencabulan ini telah berlangsung sejak 2 tahun silam. Sang ayah tiri sempat mengancam korban dalam melancarkan aksi bejatnya tersebut.

Kanit UPPA Polres Gunungkidul, Ipda Ratri mengatakan, pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap AD, pelaku pencabulan yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Dalam pemeriksaan ini, penyidik mendapatkan pengakuan yang cukup mengejutkan. Aksi bejat AD diakui telah berlangsung sejak 2 tahun silam. Berdasarkan pengakuan sementara, pelaku sedikitnya telah 10 kali menyetubuhi anak tirinya.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, sudah 10 kali terjadi persetubuhan,” beber Ratri, Kamis (21/10/2021).

Menurut Ratri, dalam melancarkan aksinya, sang ayah tiri mengeluarkan ancaman agar korban menurut. Adapun ancamannya adalah tidak akan membiayai sekolah maupun jika nantinya Melati kuliah. Selain itu, AD juga mengancam akan meninggalkan ibu kandung Melati apabila korban tak menuruti keinginannya.

“Korban yang ketakutan tak berani untuk menolak maupun melapor ke ibunya,” imbuh dia.

“Korban juga kasihan jika nanti ditinggalkan harus mencari nafkah sendiri,” lanjut Ratri.

AD sendiri bisa leluasa melakukan aksinya lantaran rumah seringkali dalam kondisi sepi. Sang ibu saat kejadian tengah bekerja. Saat kondisi sepi tersebut, sang ayah tiri kemudian masuk ke kamar korban dan melancarkan aksinya. Korban sendiri tak kuasa untuk memberontak lantaran kalah tenaga.

“Pelaku ini sebenarnya tidak setiap hari tinggal di Semanu, dia bekerja di Klaten,” paparnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus pencabulan terhadap anak tiri ini terkuak manakala diketahui korban hamil. Sang ibu yang mencecar Melati mendapatkan pengakuan mengejutkan lantaran korban menyebut bahwa kehamilan ini akibat perbuatan sang ayah tiri. Tak terima dengan perlakuan ini, sang ibu lalu melaporkannya ke polisi.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler